Matatelinga - Belawan, Belawan , PT Pelindo I Medan yang mengelola Pelabuhan Belawan tidak becus terutama dikolam Pelabuhan Belawan tepatnya didermaga 201 tempat tambatnya kapal asal Jakarta yang akan membongkar muatan kapalnya seperti kapal KM Fitria Paramitra bermuatan semen 3 roda sebanyak 5500 ton ini kandas didalam kolam Pelabuhan Belawan .
Akibat kandasnya kapal ini sebanyak 128 orang tenaga kerja bongkar muat (TKBM ) yang akan membongkar muat semenn 3 roda sebanyak 5500 ton ini merasa kecewa berat karena kapal yang sudah 2 bulan ditunggu tunggunya itu tidak jadi dikerjakan karena kapal pengangkut semen tersebut kandas .
Menurut salah seorang TKBM, Suparman , sekitar 6 bulan yang lalu, kolam dermaga 201 pernah dikeruk dengan dana milyaran rupiah tapi mengapa kolam ini masih dangkal tidak bisa kapal ukuran 2000 ton merapat ledermaga .
Masih kata Suparman , diduga pengerukan kolam Pelabuhan Belawan ini dikerjakan oleh Dinas Pengerukan PT Pelindo I Medan itu asal jadi saja kerena mengaharapkan keuntungan yang besar dan bukan lumpurnya yang dikeruk dan diangkat menggunakan tongkang , melainkan airnya saja yang ditimba .
Karena tidak biasa mengerjakan pembongkaran semen maka seratus orang lebih tenaga kerja ini merasa kecewa berat karena telah terlalu lama menunggu kapal tersebut . Sementera itu inpormasi lain yang diperoleh wartawan ada yang mengatakan bahwa kapal KM Fitria Paramitra ketika masuk kedalam kolam Pelabuhan Belawan di Pandu dinas Kepanduan Pelabuhan Belawan dan kapal tersebut masuknya dipaksakan dan menjadi kandas .
Kapal pengangkut semen KM Fitria Paramitra ini masuk kedalam kolam Pelabuhan Belawan pada Kamis (13/3/ 2014) sekitar pukul 20.30 wib dari Jakarta , seharusnya kapal tersebut muatannya sudah dibongkar namun karena kapalnya kandas maka muatannya tidak jadi dibongkar . Kapal ini akan membongkar muatan semennya sebanyak 5500 ton setelah air laut pasang besar nanti dan kapalnya dapat merapat kedermaga 201 Pelabuhan Belawan .
(:endrik/Adm)