MATATELINGA, Medan : Ratusan mahasiswa dari berbagai kampus mendatangi kantor KPU Medan di Jalan Kejaksaan, Selasa (12/2/2019). Bukan untuk berunjuk rasa, ratusan mahasiswa ini datang untuk mengurus surat pindah memilih.Mereka juga datang dengan memabwa serta foto copy kartu identitas mereka. Para mahasiswa ini berasal dari berbagai kampus di Kota Medan seperti Kampus USU, Kampus Universitas Sari Mutiara, dan beberapa kampus lainnya. Mereka sebagian besar berasal dari kabupaten-kabupaten yang ada di Pulau Nias."Saya nggak sempat pulang kampung pas pemungutan suara nanti, karena kampung saya di Riau, jadi pindah memilih di Medan aja" kata Denny Pratama Indrawan, mahasiswa Fakultas MIPA USU yang berasal dari Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau.Meski dipastikan tidak akan mencoblos seluruh surat suara pada pemilu 2019, namun para mahasiswa yang mengurus formulir A5 atau pindah memilih di KPU Medan mengaku tidak mempersoalkannya. Diketahui jumlah surat suara yang akan dicoblos pada Pemilu 2019 terdiri dari 5 jenis yakni surat suara berisi daftar caleg untuk tingkat DPRD Kabupaten/Kota, surat suara DPRD tingkat provinsi, surat suara DPR RI, surat suara DPD RI dan surat suara calon presiden."Ya milih presiden sajapun nggak apalah, yang penting memberikan hak suara," kata Denny.Mahasiswa yang berasal dari Pangkalan Kerinci, Provinsi Riau ini mengaku dirinya mengurus surat pindah memilih karena dipastikan tidak sempat untuk pulang kampung guna memberikan hak suaranya. Ia sendiri mengaku menyadari bahwa keputusannya untuk mencoblos di Kota Medan akan membuat kesempatannya untuk mendapatkan surat suara untuk tingkat DPRD Kabupaten Kota, DPRD Provinsi, DPR RI dan DPD RI sesuai dengan daerah asalnya menjadi hilang. "Tapi nggak apa-apa. Kalaupun dikasih kesempatan memilih caleg-caleg pada tingkatan tersebut di tempat saya pindah memilih nanti, toh nggak ada yang saya kenal. Saya memilih presiden ajalah," sebutnya. (mtc/fae)