MATATELINGA, Asahan: Ketua TP.PKK Kabupaten Asahan Hj.Winda Fitrika Taufan Gama Simatupang, menghimbau kepada seluruh kader PKK Asahan agar secara terus menerus memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat sekitarnya, akan bahaya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD), dan menghimbau warga masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan serta rajin melakukan pengurasan terhadap bak penampungan air, hal tersebut untuk mengeleminir berkembang biaknya jentik nyamuk Aedes Aegypti, penyebab penyakit Demam Berdarah Dengue.Sosialisasi tersebut dapat disampaikan melalui sekolah sekolah ataupun langsung kepada warga masyarakat.Diawal tahun 2019 di Asahan juga sudah beberapa warga masyarakat terjangkit DBD, dan hal ini harus segera dilakukan langkah langkah antisipasi.Di Kabupaten Asahan, angka penderita DBD di tahun 2017 sebanyak 151 pasien dengan korban meninggal sebanyak 3 orang. Sementara pada tahun 2018 sebanyak 132 pasien, dengan korban meninggal dunia sebanyak 2 orang, sebutnya Selasa (12/2/2019).Walaupun secara grafik terjadi penurunan, akan tetapi penyakit tersebut masih tetap menjadi momok yang cukup berbahaya bagi Kabupaten yang mengusung visi Religius, Sehat, Cerdas dan Mandiri tersebut.Menyadari akan berbahayanya penyakit itu, pemerintah dan segenap elemen masyarakat di Asahan bahu membahu melaksanakan berbagai program demi mengantisipasi penyebaran penyakit yang sering ditemui selama musim hujan dan setelah musim hujan di daerah tropis dan subtropis tersebut.PKK Asahan yang notabene merupakan mitra pemerintah daerah juga turut proaktif melaksanakan berbagai program dalam mengantisipasi penyebaran penyakit yang disebabkan virus melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti atau Aedes Albopictus tersebut, pungkasnya.