MATATELINGA, Sei Rampah: Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman menghadiri acara Pembukaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Gereja Sidang Jemaat Allah (GSJA) I Sumut-Aceh Tahun 2019, Selasa (14/2). Kegiatan yang dipusakan di Pantai Wong Rame Kecamatan Pantai Cermin diikuti sebanyak 142 pendeta.Dalam sambutannya, Bupati Serdang Bedagai Ir H Soekirman menyampaikan kebanggaanya akan sebab GSJA memilih Sergai sebagai tempat penyelenggaraan Rakerda ini. Dia berharap Sergai akan dikenang sepanjang masa oleh peserta Rakerda, sehingga membuat Rakerda selanjutnya juga di selenggarakan di tempat ini.Berbicara soal Agama bahwa kita semua tahu akan Tuhan tidak perlu pembelaan, tetapi Tuhan juga tidak ingin namanya di sebut-sebut sebagai pembelaan bagi kaum teroris. Manusia yang memiliki Agama yang baik tidak akan mau menjadi teroris, seperti yang diajarkan dalam Agama Islam pada umatnya bahwa umat Islam harus menjadi manusia yang pengasih dan penyayang, maka tidak di benarkan seorang umat muslim bertindak anarkis.Dilain hal bahwa tahun ini merupakan tahun politik, menjelang 17 April 2019 pesta demokrasi, dihimbau kepada seluruh masyarakat janganlah membawa gunting, namun bawalah jarum. Gunting merupakan alat pemisah sebuah kain, namun jarum merupakan alat yang menyatukan dua buah kain menjadi satu."Bangsa Indonesia adalah bangsa yang besar beragam suku dan budaya berada di dalamnya, mari sama-sama kita menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dari tangan-tangan yang ingin memisahkan kita,"ucapnya.Sementara Ketua Umum GSJA Pendeta Antoni Silaban memaparkan Rakerda tahun ini dilaksanakan di wilayah I, dan dihadiri 142 pendeta dari wilayah satu hingga tujuh Sumut-Aceh."Selama ini pelayanan kita sudah baik namun masih jauh dari sempurna, masih banyak jiwa jiwa yang harus kita gembalakan yang Tuhan percayakan dari kita, sebagai tambahan Tuhan, kita dituntut tidak boleh merasa puas dari pelayanan yang telah kita berikan,"ucapnya.(mtc/qoqo)