MATATELINGA, Medan: Seorang remaja wanita sebut saja Putri ,14, warga Jalan Brigjen Katamso nyaris menjadi korban pemerkosaan sahabat ayahnya sendiri. Aksi biadab ini terjadi saat Putri menginap di rumah teman sekolahnya DA di kawasan Jalan Garu VI, Medan Amplas, sebulan lalu. DA merupakan anak pelaku."Jadi malam itu, anak saya ini menelpon saya melalui handphone saya, dia izin kepada saya bahwa akan tidur di rumah temannya itu karena hujan. Karena sudah malam, makanya saya izinkan,"sebut DN, ibu korban saat membuat laporan di Polsek Patumbak, Rabu (13/2/2019) malam. RN menceritakan terungkapnya kasus percobaan rudapaksa ini berawal saat korban terlihat murung usai pulang menginap di rumah temannya itu. Curiga, dia kemudian menginterogasi korban. Dan hasilnya korban menceritakan perbuatan cabul itu.Kepada ibunya, Putri mengatakan saat dia tidur bersama temannya DN di dalam kamar. Tiba-tiba dia merasa ditindih dan digeranyangi oleh seseorang. Dia pun terbangund ari tidurnya. Terkejut bak disambar petir, korban melihat pelaku sudah berada di atas tubuhnya. Saat akan berteriak, pelaku langsung membekap mulut Putri sembari menebar ancaman dengan mengacungkan pisau ke wajahnya. "Putri saya diancam akan dibunuh dengan pisau jika berterik, ancaman itu layangkan korban persis di wajahnya. Karena takut, putri saya pun takut dan memilih diam,"ungkapnya.Menyadari korban takut dengan ancaman itu, pelaku pun semakin leluasa menguasai tubuh Melati. Tanpa fikir panjang, pria hujur itupun langsung membuka pakaiannya dan mencoba mengagahi tubuh gadis polos itu. Akan tetapi, korban menjerit hingga membuat pelaku takut ketahuan putrinya. Alhasil, pelaku mengurungkan niatnya dan keluar dari kamar. "Setelah itu, esoknya putri saya meminta diantar pulang oleh anak pelaku. Oleh anak pelaku, putri saya pun diantar pulang,"ucapnya. "Makanya sekarang saya laporkan kesini pak, berharap agar pelaku segera tertangkap,"harapnya. Menerima laporan korban, SPKT Polsek Patumbak yang menerima laporan korban langsung membuatkan surat visum ke RS Estomihi Medan. "Ya benar, korban sedang membuat visum ke rumah sakit,"timpal Kanit Reskrim Polsek Patumbak Iptu Budiman Simanjuntak. (mtc/amr)