MATATELINGA, Asahan: Dalam rangka mengefisienkan birokrasi dalam pelayanan masyarakat , Pemerintah Kabupaten Asahan telah melakukan berbagai perbaikan salah satunya dengan sistem komputerisasi terhadap centra pelayanan publik. Seperti pada Dinas Kependuduan dan Catatan sipil (Disdukcapil) , namun meskipun telah dilakukan pemangkasan birokrasi, Disdukcapil masih lamban dan ribet dalam memberikan pelayanan terhadap masyarakat, sehingga membuat bupati Asahan melalui Sekdakab.Asahan melakukan inspeksi mendadak ke kantor Disdukcapil, Kamis (21/2/2019).Sekdakab Asahan Taufik ZA.Siregar S.Sos.MSi dalam keterangannya mengatakan kunjungan kerja mendadak Sekdakab bersama Asisten 2 serta pejabat lainnya ke Disdukcapil ini merupakan bagian dari adanya keluhan masyarakat akan lambannya pelayanan publik di dinas tersebut."Sesuai dengan perintah serta arahan bupati Asahan drs.H.Taufan Gama Simatupang MAP, agar setiap sentra pelayanan publik agar terus di optimalkan dalam pelayanan masyarakat, dan tidak ada alasan bagi ASN dalam melama lamakan pelayanan tersebut, terlebih yang ada pada Disdukcapil ini,"sebutnya.Pemerintah telah memberikan fasilitas komputerisasi kepada seluruh petugas, dan mereka juga telah di berikan diklat sehingga pengguna alat tersebut sudah mempunyai kompetensi untuk itu, alat serta perangkatnya sudah tersedia dan dengan komputerisasi sistem birokrasi yang bertele-tele seharusnya dapat dipangkas."ini malah sebaliknya Disdukcapil senantiasa menjadi sorotan masyarakat, pelayanan pembuat dan pengurusan e-KTP, pembuatan Akta Kelahiran serta KK masih saja menjadi persoalan dan perhatian seluruh pejabat di lingkungan Pemkab Asahan ini,"ungkapnya.Bupati Asahan berharap agar Kadisdukcpil segera melakukan pembenahan di internalnya."bupati juga berpesan setiap ASN yang menghambat jalannya proses percepatan pelayanan ini, agar segera dilaporkan ke BKD untuk dapat segera dimutasikan," ujarnya. (mtc/ben)