MATATELINGA, Belawan: Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan Lubis SH.MH mengatakan akan menindak tegas dua orang oknum petugas sekuriti PT Pelindo I yang mengancam akan menembak wartawan saat meliput kedatangan Gubernur Propinsi Sumut ke Belawan Selasa kemaren (05/03/2019.)"Saya sudah menerima laporan wartawan yang diancam mau ditembak tersebut. Ini negara Hukum,bukan negara Koboi.jangan coba coba melakukan intimidasi kepada masyarakat terutama kepada wartawan yang sedang melaksanakan tugas Jurnalistiknya,"ucap Kapolres kepada wartawan pada Rabu 06 Maret 2019 usai melantik dan Pengukuhan 1400 orang Satgas Kamtibmas untuk Kecamatan Medan Belawan.Kelima orang wartawan yang mendapat acaman mau dihabisi dan mau ditembak tersebut diantaranya Suprapto alias Boim telah membuat pengaduan ke Mapolres Pelabuhan Belawan hari Selasa 05 Maret 2019 kemaren. Sesuai dengan laporan di Sentra Pelayanan Mako Polres Pelabuhan dengan nomor: LP/71/III/2019/SU/SPKT Pelabuhan Belawan Selasa 05/03/2019 pukul 15.00 wib.Menurut pelapor,bahwa kejadian tersebut bermula saat pelapor akan mengambil sepeda motornya yang diparkirkan disebelah Pos Securiti PT Pelindo l Cabang Belawan. Saat sepeda motornya tersebut mau diambil ternyata sepeda motor pelapor sudah berpindah tempat.Saat ditanya kepada Securiti malahan mendapat jawaban yang tidak enak dan dicaci maki oleh Securiti yang bernama Erwin. Kemudian salah seorang teman Securiti tersebut datang dan langsung mengancam kami mau menembak kami."Akibat ancaman kedua Securiti tersebut kami merasa ketakutan,maka kami langsung melaporkan kejadian tersebut ke Mako Polres Pelabuhan Belawan,"sebutnya. (mtc/rompas)