MATATELINGA, Belawan: Pasar Inpres yang saat ini dipergunakan pedagang untuk kios penjualan pakaian dan sembako yang terletak di Jalan Pasar dan Jalan Bunga Kelurahan Belawan ll Kecamatan Medan Belawan Kotamadya Medan kini dijadikan TPA (Tempat Pembungan Sampah) akhir oleh warga sekitar.Pasar Inpres kini menjadi kumuh, mengeluarkan aroma tak sedap yang menyengat hidung. Bahakan akibatnya pasar itu sepi dari pengunjung yang akan berbelanja."sampah menumpuk disana sani yang dibuang oleh warga sekitar tanpa dibersihkan oleh Dinas Kebersihan PD Pasar," kata H Jamil Siagian, salah seorang pedagang, Kamis (14/3). "Padahal setiap harinya uang sampah dikutipi oleh petugas sebanyak 2000 rupiah tapi sampahnya tidak diangkat oleh petugas,"imbuhnya lagi.Senada dengan Jamil, pedagang lainnya Hj.Maryam menyebutkan mereka telah membayar uang kebersihan tapi lokasi dagangannya tidak bersih."jorok,bauk menyengat hidung dan semerawut.Kemana rupanya uang sampah yang dikutip petugas PD Pasartersebut? dibuat apa uang sampah tersebut,"tanyanya.Pengamatan wartawan ini di Pasar Inpres Belawan, sampah sampah tersebut menumpuk disana sini dan mengundang bahaya kebakaran yang pada umumnya sampah sampah tersebut dari plastik, karton bekas dan keranjang bekas. Malahan di lokasi tersebut terlihat ada yang dipasang kelmbu dan menurut warga kelambu tersebut sudah berbulan bulan tidak pernah dibuka.Ka PD Pasar Belawan, Syaipul saat dikonfirmasi wartawan dikantornya di Pasar Kapuas dilantai ll mengaku adanya sampah yang dibuang warga sekitar.(mtc/rompas)