Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Perbankan Diminta Tingkatkan Distribusi UPK

Perbankan Diminta Tingkatkan Distribusi UPK

- Jumat, 15 Maret 2019 10:41 WIB
mtc/amel
Direktur KPw BI Sumut, Andiwiana S dalam kick off (peresmian) kas keliling bersama dan penukaran uang pecahan kecil (UPK) bekerjasama dengan perbankan dan PD Pasar Kota Medan di Kantor BI Sumut Jalan Balaikota Medan, Kamis (14/3).
MATATELINGA, Medan : Perbankan sebagai garda terdepan diharapkan untuk ikut serta meningkatkan distribusi uang pecahan kecil (UPK) kepada retailer, pasar tradisional dan masyarakat umum baik melalui mekanisme penarikan atau penukaran. Pernyataan ini diungkap Direktur KPw BI Sumut, Andiwiana S dalam kick off (peresmian) kas keliling bersama dan penukaran uang pecahan kecil (UPK) bekerjasama dengan perbankan dan PD Pasar Kota Medan di Kantor BI Sumut Jalan Balaikota Medan, Kamis (14/3).

Kata dia, berdasarkan survei kelayakan uang (soil level) di Sumut pada semester II tahun 2018 diperoleh hasil soil level 11,73 (UPB) dan 7,89 (UPK) di bawah rata-rata nasional dan turun dari semester I yakni 12,27 (UPB) dan 8,8 (UPK) dari skala 1-16. Untuk itu, dalam menjaga kelancaran transaksi pembayaran dan mendukung clean money policy di wilayah Sumut khususnya di Kota Medan, perbankan diminta tingkatkan distribusi UPK.

Layanan penukaran, sambungnya, dilakukan di 70 loket kantor bank dengan modal Rp308 juta per loket  per hari layanan dan layanan kas keliling bersama dengan modal Rp370 juta/mobil yang akan dilaksanakan oleh delapan bank. Diantaranya, BRI, Mandiri, BNI, Permata, CIMB Niaga, Maybank, BRI Syariah dan BJB.

"Kas keliling hadir di delapan pasar di Kota Medan, yakni Pusat Pasar, Pasar Petisah, Pasar Bakti, Pasar Sukaramai, Pasar Simalingkar, Pasar Titipapan, Pasar Titikuning dan Pasar Sambas. Jadwal penukaran di loket bank maupun kas keliling di pasar dilakukan setiap hari Selasa dan Kamis pada pukul 09.00 hingga 12.00 WIB," tuturnya. 

Ia berharap, dengan terjalinnya sinergi antara BI, Perbankan dan PD Pasar Kota Medan, penyediaan uang kartal kepada masyarakat dalam jumlah yang cukup, pecahan yang sesuai dan dalam kondisi layak edar dapat terwujud lebih optimal serta dapat mewujudkan Sumut bebas uang lusuh.

Perwakilan dari PD Pasar Kota Medan, Osman Manalu menyambut baik kerjasama tersebut. Menurutnya, dengan program penukaran itu, uang yang berada di masyarakat semakin layak edar.

"Apalagi uang tidak layak edar (UTLE) paling banyak berasal dari pasar. Kita juga telah berikan sosialisasi dan edukasi kepada para pedagang bagaimana menjaga uang rupiah dengan baik. Antusiasme mereka pun sangat besar," tandasnya.

Wakil Pimpinan Wilayah BRI Medan, Timbun Hutabarat menyebutkan, UTLE yang diterima BRI setiap harinya cukup besar. Didominasi UPK pecahan Rp20.000, Rp10.000, Rp5.000 dan Rp1.000. (mtc/amel)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Transformasi Digital, BTN (Harus) Tetap Komitmen Melayani Dengan Sepenuh Hati

Berita Sumut

Bank Sumut Gelar Gathering & Workshop Jurnalisme Perbankan Bersama Media

Berita Sumut

Kerja Sama PT KIM Dan Bank BTN Dalam Pelayanan Perbankan

Berita Sumut

BTN Siap Layani Transaksi Perbankan 6,5 Juta Jemaat HKBP

Berita Sumut

Dukung Pertumbuhan, Bank Indonesia Pangkas Suku Bunga Jadi 5,25%

Berita Sumut

LPS Medan Gandeng Media Tingkatkan Edukasi Masyarakat