MATATELINGA, Medan: Kapal ikan jenis pukat teri KM Mandiri-142 ber ABK (Anak Buah Kapal) terbakar ditengah laut diposisi 10 myl. Seluruh ABK Kapal sebanyak 20 orang berhasil menyelamat diri dengan melompat kelaut Kamis malam (14/03/2019) sekitar pukul 21.30 wib. Menurut keterangan salah seorang Anak Buah Kapal Bachtiar ,45, warga Batubara Deli Serdang, mengatakan, saat itu kejadianya, pipa Gas Elpiqi yang dibuat merebus ikan teri bocor., menyambar ke tungku/dapur yang sedang memasak ikan teri.Apinya langsung menyambar kekompor dan terjadilah kebakaran.Api gas tersebut menyambar ketangki BBM dikamar mesin sehingga kami tidak dapat memadamkan api tersebut.Karena api semangkin membesar maka kami seluruh ABK kapal melompat kelaut dengan peralatan yang seadanya kata Bachtiar. Selama 1 jam kami terendam dilaut dan datang kapal ikan menuju ke Belawan dan kami ditolong dibawa ke Belawan.Pada Kamis malam (14/3/2029) sekitar pukul 00.wib kami tiba dipangkalan gudang SBU Pelabuhan Perikanan Samudra Gabion Belawan. Oleh pemilik kapal Khong Hu kami disuruh istrahat digudang kemudian pemilik kapal langsung melaporkan kejadian terbakarnya kapal tersebut ke Polairud Polda Sumatera Utara di Belawan.Kasat Gakkum Polairud Polda Sumatera Utara AKBP Nagari Siahaan SH saat dikonfirmasi Matatelinga, Jumat (15/3/2019) membenarkan ada kapal ikan yang terbakar ,tapi tidak ada korban jiwa dan seluruh ABK kapal KM Mandiri-142 sebanyak 20 orang semuanya selamat. ABK Kapal KM Mandiri 142 tersebut masing masing 9 orang asal Batubara dan 11 warga Belawan kini sudah pulang kerumahnya masing masing sedangkan kasus kini ditangani oleh Ditpolairud Polda Sumatera Utara di Belawan.