MATATELINGA, Asahan: Dua anak yang masih di bawah umur masing masing "MP" (2,5) dan "DAP" (5) kedua putri kecil tersebut merupakan anak dari pasangan suami istri Suwarno dan Tika boru Situmorang warga dusun VII Sidorame desa Sei Silau Barat Kecamatan Setia Janji Kabupaten Asahan, diketahui tewas terbakar dan menghirup asap yang ditimbulkan oleh api yang membakar jok mobil , Selasa (19/3/2019) sekira pukul 09.15 Wib.Keterangan saksi Arifin Manurung ( 65) serta Budi Simanjuntak (43) warga setempat yang merupakan tetangga keluarga korban kepada matatelinga.com, Selasa (19/3/2019) dilokasi kejadian mengatakan "saat itu saya sedang berada di warung untuk membantu isteri saya berjualan, tiba tiba kawan saya Budi Simanjuntak mengatakan ada asap mengepul keluar dari gudang mobil rongsokan yang berada di samping rumah saya, dan setelah saya bersama kawan kawan melihat gudang tersebut, ternyata benar mobil jenis sedan yang sudah lama tidak jalan tersebut mengeluarkan asap dari dalam kabinnya," ujarnya.Lebih lanjut Arifin Manurung mengatakan "setelah saya bersama sama warga disini juga Tika boru Situmorang yang merupakan orang tua kandung kedua korban tersebut melakukan pemadaman dengan cara menyiramkan air ke mobil tersebut, dan setelah beberapa saat disiram asap mulai berkurang, kami semua melihat kedalam mobil yang sudah hangus terbakar pada bagian dalamnya, terlihat seperti ada dua boneka yang turut terbakar."Selanjutnya kami juga ibu kandung kedua korban masih meyirami benda seperti boneka tersebut, dan langkah terkejutnya dan histerisnya Tika boru Situmorang yang disangka boneka tenyata kedua anak kandungnya sendiri yang turut terbakar dalam mobil tersebut.Melihat kejadian ini kami selanjutnya menghubungi pihak Kepolisian di Polsek Prapat Janji dan permasalahan ini sudah ditangani , serta kabarnya tim laboratorium forensik Polda Sumatera Utara akan datang untuk melakukan penyelidikan, sementara kedua korban langsung di bawa ke Rumah Sakit yang ada di Pematang Siantar untuk kepentingan otopsi, ungkapnya.Secara terpisah Kapolsek Prapat janji AKP.Nasib Manurung saat dikonfirmasi membenarkan adanya kejadian tersebut, namun sejauh ini kami masih belum dapat memberikan keterangan dikarenakan perkara tersebut masih dalam penanganan dan kami juga masih menunggu tim forensik.Sementara "terhadap kedua korban yang masih merupakan anak di bawah umur ini, akan kami bawa ke rumah sakit yang berada di Pematang Siantar guna untuk dilakukan otopsi," pungkasnya. (Mtc/Ben)