Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
2 Siswi SMAN 1 Medan ke Jerman Berkat Teliti Kesetiakawanan Semut

2 Siswi SMAN 1 Medan ke Jerman Berkat Teliti Kesetiakawanan Semut

- Rabu, 20 Maret 2019 18:00 WIB
mtc/ist
Prestasi dua pelajar di SMAN I Medan ini patut ditiru. Berkat penelitian keduanya mengenai kesetiakawanan semut, kedua siswi ini yakni Zahra Annisa Fitri dan Nadya Khairussyfa memperoleh hadiah jalan-jalan seminggu ke Jerman.
MATATELINGA, Medan : Prestasi dua pelajar di SMAN I Medan ini patut ditiru. Berkat penelitian keduanya mengenai kesetiakawanan semut, kedua siswi ini yakni Zahra Annisa Fitri dan Nadya Khairussyfa memperoleh hadiah jalan-jalan seminggu ke Jerman. 

Zahra yang merupakan siswa kelas 12, dan Nadya yang duduk di kelas 10 SMA Negeri 1 Medan ini berhasil menjuarai lomba Indonesian Fun Science Award (IFSA) dengan penelitian itu

Berkat prestasinya sebagai juara 1 di ajang yang diselenggarakan Swiss German University di Tangerang, Banten pada 9 Maret lalu, Zahra dan Nadya mendapatkan hadiah jalan-jalan seminggu ke Jerman. Mereka juga memperoleh beasiswa kuliah di negeri itu.

Penelitian berjudul "Pengujian Kesetiaan Semut dan Makanan" dilakukan Zahra dan Nadya saat libur sekolah 24 Februari lalu. Mereka meneliti semut yang diambil dari halaman sekolah di Jalan T Cik Ditiro, Medan, itu untuk meneliti kesetiakawanannya.

Mereka mengamati tingkah laku 30 ekor semut yang dilepas pada wadah kertas. Di dalamnya dibuat perangkap lem, sedangkan di sisinya yang lain ditempatkan makanan, berupa gula pasir dan nasi.  Hasilnya, kedua pelajar ini menyimpulkan semut sebagai makhluk setia kawan. 

Kesimpulan ini diambil setelah mereka mendapati 60 persen semut itu memilih menolong  temannya yang terperangkap. Padahal saat itu ada makanan di sekitar mereka. Semakin banyak semut yang terperangkap, semakin banyak rekannya menolong.

"Dari tiga percobaan yang kami lakukan, kami menyimpulkan bahwa semut adalah hewan yang setia kawan, oleh karena itu amanat yang bisa kita ambil adalah kalau semut saja bisa setia kenapa manusia tidak?" ujar Zahra. 

Nadya menambahkan, penelitian mereka dilatarbelakangi asumsi umum tentang semut sebagai makhluk setia kawan. "Untuk itu kami ingin membuktikan apakah kesetiakawanan semut ini memang benar seperti yang orang katakan atau sebaliknya," sebut Nadya.

Zahra dan Nadya mengalahkan ratusan peserta lain, termasuk 20 finalis. Para peserta datang dari provinsi-provinsi yang ada di Indonesia.  Dewan juri memberi nilai tinggi pada poster hasil penelitian yang menarik dan presentasi yang mantap di babak grand final. 

Keberhasilan Zahra dan Nadya mendapat apresiasi dari guru pembimbingnya. Prestasi keduanya diharapkan dapat memotivasi siswa lain. "Karena penelitian siswa masih kurang dari Sumut. Biasanya penelitian kan serius, tapi lomba kali ini mengajak penelitian tidak terlalu serius cukup dari yang ada di sekolah," kata Ipa Ratna Mutiara, guru pembimbing penelitian Zahra dan Nadya. 

Berkat keberhasilannya menjadi juara 1, Zahra dan Nadya memperoleh trofi dan piagam. Kedua siswa ini rencananya akan terbang ke Jerman pada Juli mendatang.(mtc/fae)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Berita Sumut

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk

Berita Sumut

Pemprov Sumut Genjot Pembangunan Infrastruktur Terpadu Lewat Program INSTANSI