MATATELINGA, Medan : Provinsi Sumatera Utara bakal mempunyai sport centre termegah di Asia. Saat ini, Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sumut sedang melakukan proses pengadaan lahan. Kepala Kantor Wilayah BPN Sumut Bambang Priono mengatakan, saat pengadaan lahan segera dilaporkan PTPN II ke menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan A Djalil. "Lahannya di Desa Saentis, Deliserdang arah ke Bandara Kualanamu. Jadi sekarang ini lagi persiapan lahan dan pelepasan asetnya ke menteri BUMN selaku holdin Rencananya Sport Centre yang akan dibangun bertaraf internasional. Dibangun diatas lahan seluas 300 hektar Eks Hak Guna Usaha (HGU) PT Perkebunan Nusantara II. Dengan lahan yang cukup luas itu, BPN yakin Sport Centre yang akan dibangun menjadi yang termegah di Asia. "Tanah seluas 300 hektare merupakan pengadaan yang besar, dan kalau pembangunan tersebut terjadi akan menjadi pusat olahraga terbesar dan termegah di Asia," ujarnya. Dalam Sport Centre itu juga nantinya dibangung Stadion Utama. Sport Centre ini juga rencananya akan digunakan untuk penyelanggaran PON 2024. "Jadi bukan hanya untuk (kebutuhan) PON, tapi bisa olimpiade. Kalau PON gelegarnya kan cuma nasional, tapi ini kita mau persiapkan untuk olimpiade 2030 yang lahannya seluas 300 hektare," ungkapnya. Tahun ini, BPN mengejar proses pembebasan lahan. Pihaknya berharap, masyarakat bisa memberikan dukungan penuh dari masyarakat. Jika nanti rampung, aset sport centre akan dikelola oleh Pemprov Sumut. "Ini harus kita dukung semua. Rakyat harus nurut dengan pemerintah, dan yang jelas kita punya mimpi besar mewujudkan rencana ini," katanya. Bambang juga mengaku sudah ditanyakan langsung oleh Menteri ATR/BPN Sofyan Jalil, pada beberapa waktu yang lalu. "Pak menteri bilang, Pak Bambang itu sport centre di Sumut jadi ya, dan saya bilang siap," ucapnya menirukan jawaban Sofyan Jalil. (mtc/fae)