MATATELINGA, Medan : Rektor Universitas Methodist Indonesia (UMI) Medan Ir. Pantas Simanjuntak, MM mengingatkan ratusan wisudawan agar tidak berpuas diri setelah menyelesaikan studinya di UMI Medan. Belajarlah terus sampai akhir hayat agar tidak tertinggal dengan perkembangan informasi dan teknologi.
Hal tersebut disampaikan Pantas Simanjuntak saat melepas 549 orang wisudawan pada acara Wisuda Ahli Madya, Sarjana dan Profesi Dokter Periode I Tahun 2019 di Convention Hall Hotel Danau Toba Internasional Medan, Kamis (25/4/2019).
Acara wisuda diawali dengan acara ibadah, kemudian dilanjutkan dengan Sidang Terbuka melepas wisudawan oleh Rektor UMI Medan Ir. Pantas Simanjuntak, MM yang juga dihadiri Pimpinan GMI Wilayah I Bishop KW Sinurat, perwakilan dari Lembaga Layanan Dikti Wilayah I Heryanti, S.Sos, para Wakil Rektor, Ketua Yayasan Pendidikan GMI Pdt. B Sipayung, para dekan serta undangan lainnya.
Ketua Panitia Wisuda UMI Medan Ir. Jones Simatupang, M.Si menyampaikan bahwa pada Periode I Tahun 2019, jumlah wisudawan yang dilepas UMI Medan sebanyak 549 orang yang terdiri dari Fakultas Sastra 9 orang, Fakultas Kedokteran 117 orang (23 orang Sarjana Kedokteran dan 94 orang Profesi Dokter), Fakultas Pertanian 94 orang, Fakultas Ekonomi 275 orang dan Fakultas Ilmu Komputer 54 orang.
Dalam sambutannya, Rektor juga mengucapkan selamat kepada para wisudawan dan telah berhak memakai gelar di depan atau di belakang nama sesuai dengan aturan yang berlaku.
"Acara wisuda adalah pembuktian bahwa kita telah menyelesaikan studi setelah belajar di kampus sampai beberapa tahun. Lulusan perguruan tinggi dituntut berkontribusi lewat pengabdian dan perbuatan nyata di tengah masyarakat," papar Pantas Simanjuntak.
Kerja keras dan kerja cerdas yang dilakukan orang tua para wisudawan, lanjut Pantas Simanjuntak adalah pertolongan dan karunia Tuhan. Oleh karena itu, perbanyak rasa syukur dan berbaktilah kepada orang tua. Karena, orang tua adalah pejuang yang telah berjasa dalam mendidik dan mendampingi para wisudawan sampai akhirnya bisa menyelesaikan studi.
"Masyarakat menaruh harapan besar kepada para sarjana dan lulusan perguruan tinggi untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh ditengah-tengah masyarakat. Mahasiswa dan sarjana harus berperan sebagai agen pembaharuan demi terciptanya kesejahteraan masyarakat," tandasnya.
Kepada para wisudawan, tambah Pantas kemana pun para wisudwan akhirnya bekerja jangan pernah melupakan almamater sebagai tempat menimba ilmu dan memperoleh gelar kesarjanaan.