MATATELINGA, Asahan: Warga masyarakat Asahan yang terus mengikuti perkembanganperhitungan cepat melalui Sistem Informasi Penghitungan Suara (SITUNG) yangdisajikan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Asahan melalui websiteSitung.KPU.go.id, merasa terusik dikarenakan ada kelainan data perolehan suarayang di dapat dari TPS dengan yang di tampilkan pada website KPUD.Asahan.
Keterangan Rangkuti(48) warga Kisaran Timur saat perbincangannya dengan matatelinga.com, Jum'at(26/4/2019) di kisaran mengatakan warga masyarakat saat ini sudah lebih kritisdan jeli dalam menyikapi hasil perolehan suara, baik itu hasil perolehan suarapada Pilpres maupun Legislatif untuktingkat kabupaten khususnya Asahan, sehingga KPUD Asahan bila melakukankesalahan dalam menginput data , warga masyarakat segera memberikan protes danmeminta dilakukan pengulangan input data dengan mensingkronkan pada lembar C1plano, ujarnya.
Lebih lanjutRangkuti mengatakan seperti halnya yang terjadi di TPS 006 Kelurahan kedaiLedang kecamatan kota Kisaran Timur Asahanuntuk perolehan suara pasangan nomor 01 Joko Widodo – KH.Ma'ruf Amin dapatmengumpulkan suara sebanyak 61 suara, namun pada SITUNG yang di tampilkan diwebsite terjadi pembengkakan suara menjadi 161 suara, sementara perolehan suara yang di peroleh pasangan nomor 02 Prabowo Sandiago Uno dapatmengumpulkan suara sebanyak 147 suara dan yang ditampilkan pada laman websitemasih tetap 147, kejanggalan inilah yang membuat warga masyarakat merasa anehdan curiga terlebih dilihat dari jumlah daftar pemilih tetap (DPT) maupunjumlah surat suara yang sah yang hanya berjumlah 208.
Darikejadian ini kami warga masyarakat simpatisan dari pasangan nomor 02 patutmerasa curiga, dan hendaknya timpemenangan pasangan nomor 02 untuk lebih jeli lagi dalam mengkoreksi hasilSITUNG tersebut, dan tidak tertutup kemungkinan di lain TPS juga terdapat halseperti itu, ungkapnya.
Sementaraketua KPUD Asahan Hidayat saat dikonfirmasi di kantornya, Jum'at (26/4/2019) membenarkan adanya kesalahan padainput data, dan kesalahan tersebut bukan di sengaja namun semata kesalahantersebut akibat human error yang dialami petugas entri data dimaksud.
Namundemikian kami selaku komisioner KPUD Asahantelah meminta maaf kepada seluruh warga masyarakat Asahan atas terjadinyakesalahan input data sebagai mana dimaksud, dan setelah kami berkoordinasidengan KPU Propinsi Sumatera Utara serta KPU RI, kesalahan tersebut sudahdiperbaiki dengan mensinkronkan pada lembar C1 plano.
Kedepan kamiakan lebih ber hati hati dalam melakukan input data pada SITUNG tersebut, agarkesalahan sekecil mungkin yang terjadi dapat di eleminir, pungkasnya.
(Mtc/Ben)