MATATELINGA, Medan: Prabowo Subianto yang seyogyanya hadir pada acara Punggahan dan Doa Bersama menyambut bulan suci Ramadhan 1440 H di Masjid Raya Al Mashun Jalan SM Raja/Jl Mesjid Raya Medan, Sabtu (4/5/2019), tak kunjung hadir sampai acara selesai digelar.Salah seorang pendukung Capres 02 Prabowo-Sandi bernama Amin ,38, menyampaikan kekesalannya sudah dua kali hadir di acara yang seyogyanya dihadiri Prabowo tapi sampai acara selesai tak kunjung hadir di acara."Kami sudah jauh-jauh bang datang ke acara ini, dan ingin melihat langsung pak Prabowo. Tapi kenyataannya, sampai acara selesai pak Prabowo yang dinantikan para pendukung tidak juga hadir. Kecewa sih iya juga, tapi kita masih menaruh harapan pak Prabowo menepati janjinya hadir ke Medan," tandas Amin.Pantauan di lokasi acara, pendukung Prabowo-Sandi yang didominasi emak-emak itu pun pelan-pelan meninggalkan lokasi acara karena Prabowo tidak muncul juga ke lokasi acara. Penegasan tentang tidak hadirnya Prabowo disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Nasional Capres 02 Prabowo-Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak di hadapan para pendukungnya. "Seyogianya Prabowo hadir di acara ini, tapi karena sesuatu hal dan terkendala pesawat beliau tidak bisa hadir. Prabowo berpesan kepada saya untuk menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Sumatera Utara," kata Dahnil Anzar Simanjuntak.Di tempat terpisah, salah seorang guru besar Prof. Himpun Panggabean mengimbau masyarakat agar tidak saling klaim dan membuat statement yang bisa memicu amarah masyarakat pendukung masing-masing pasangan calon. Real count yang dipublikasikan oleh lembaga survey dan Situng KPU sesungguhnya bisa jadi acuan kita untuk mengetahui siapa yang akan menjadi pemenang dalam Pilpres 2019."Namun demikian, hasil perhitungan resmi yang akan diumumkan KPU RI pada 22 Mei 2019 mendatang akan menjadi penentu. Kita harus mengawal agar proses tahapan ini dijalankan dengan benar. Jangan ada yang mengklaim sebelum pengumuman resmi dari KPU RI disampaikan," tegas Panggabean.