MATATELINGA, Medan: Bulan Ramadan dianjurkan diisi dengan kegiatan bermanfaat, seperti tadarus Alquran. Aktivitas inilah yang rutin dilakukan santri Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah di Jalan Setia Budi, Medan pada Senin (6/5).Usai azan zuhur berkumandang, para santri langsung bergegas masuk ke dalam Masjid Jamif yang letaknya di tengah pondok pesantren itu. Setelah salat usai, para santri tidak langsung keluar dari masjid. Mereka langsung menyusun lingkaran untuk melaksanakan tadarusan. Tadarus melingkar sudah membudaya di Pesantren Ar Raudhatul Hasanah. Biasa digelar usai Salat Zuhur hingga menjelang Ashar pada saat Bulan Ramadhan. Untuk santri laki-laki membentuk lingkaran berdasarkan kelompoknya di lantai satu. Sementara para santriwati bertadarus dan membentuk lingkaran yang sama di lantai dua. Dalam sekali tadarus melingkar lebih dari 2.000 santri dan santriwati yang ikut serta. Sehingga ketika mereka membentuk lingkaran, sangat enak dipandang mata. Para Santri tampak begitu fokus mengikuti bacaan Alquran. Dalam sekali tadarus, para santri menghabiskan waktu 30 menit. gFormasi lingkaran , tujuannya untuk memberikan semacam, pandangan baru kepada masyarakat,h kata Kepala Bidang Pengasuhan Pesantren Ustaz Marnang Saing. Para santri pun diberikan target agar mengkhatamkan Alquran selama Ramadan. Namun karena bertepatan dengan ujian tulis pesantren, para santri tidak dipaksakan. gJadi kita memberikan luang mereka bisa mengkhatamkannya sendiri. Tidak secara masal. Karena mereka fokus ujian,h pungkasnya.Selain belajar Alquran, santri di Pesantren Ar-Raudhatul Hasanah juga mendaat pendidikan bahasa Arab dan bahasa Inggris. Mereka bahkan diwajibkan berkomunikasi dengan dua bahasa itu. (mtc/fae)