MATATELINGA, Medan: Terkait dengan kerusuhan di dalam Lembaga Pemasyarakatan Narkotika Kelas III Kecamatan Hinai Kabupaten Langkat dan ratusan Napi Melarikan diri, Rabu (16/5/2019). Petugas Lantas Polsek Medan Kota langsung melakukan razia di wilayah hukumnya.Razia yang berlangsung di Jalan Sisingamangaraja atau tepat di depan Ramayana tersebut, langsung dipimpin oleh Kanit Lantas Polsek Medan Kota, Iptu AW Nasution, atas perinta Kapolsek Medan Kota Kompol Revi Nurvelani.Kapolsek Medan Sunggal Kompol Revi Nurvelani melalui Kanit Lantas, Iptu AW Nst mengatakan kegiatan ini berdasarkan atas perintah Kapolda Sumut, Irjen Pol Agus Andrianto untuk melakukan antisipasi napi yang berusaha kabur ke wilayah Medan."Sesuai dengan arahan pimpinan, kita langsung gerak cepat melakukan razia di wilayah hukum kita," ujar Iptu AW Nst kepada wartawan, Rabu (16/5/2019).Pantauan dilokasi razia, para petugas tampak sibuk memperhatikan satu persatu kenderaan yang mereka curigai. Terlihat, petugas lantas memberhentikan angkutan umum dan memeriksa identitas satu persatu para penumpangnya.Sementara itu, terlihat juga saat petugas memberhentikan sebuah pickup warna hitam yang dikemudikan oleh Supriyanto. Saat di periksa oleh petugas, warga Teladan Barat ini mengaku membawa makanan ringan berupa roti. Namun petugas kepolisian tak percaya begitu saja, salah satu personil langsung naik ke atas pickup dan memeriksa barang bawaannya.Dari dalam pickup tersebut, petugas terkejut setelah melihat tiga orang, dua diantaranya laki-laki, satu perempuan tengah duduk di dalam bak pickup itu. Kemudian petugas lantas menyuruh ketiga orang itu untuk turun dan meminta identitas mereka.Namun, ketiga nya mengatakan lupa membawa identitas mereka. "Tinggal di rumah bang," ujar salah seorang penumpang tersebut kepada petugas.Terpisah, Supriyanto mengaku ketugasan orang tersebut merupakan kerabat mereka yang hendak pulang ke kampung halamannya di Aceh. "Ini saudara saya pak, mereka mau pulang ke Aceh, saya anak teladan barat ini kok," ujarnya.Namun setelah dimintai keterangan dari petugas, mobil pickup tersebut lantas diperbolehkan melanjutkan perjalanan nya kembali.