MATATELINGA, Belawan: Warga pengguna Jalan KLY Sudarso resah karena setiap pagi dan petang banyak alat alat berat parkir disepanjang jalan dan mengganggu arus Lalulintas. Sementara petugas Polisi Lalulintas dan Dinas Perhubungan terkesan tutup mata.Kendaraan berat seperti dumptruk, trailer, tronton dan truk bermuatan ini setiap pagi bebas parkir di badan jalan seperti di Aloha Titi Papan di depan Pabrik PT Coca Cola, di kawasan Kampung Besar. Begitu juga di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Belawan di depan PT Smart hingga kedepan kantor Pelabuhan Belawan.Seperti yang dikatakan Mujakir ,35, warga Kelurahan Titi Papan saat akan berangkat bekerja di Belawan harus ekstra hati-hati jika mengemudikan mobilnya karena setiap pagi alat alat berat tersebut sering memutar kendaraannya tanpa melihat ke belakang dan sesuka sukanya mengemudikan kendaraanya.Hal yang senada juga dikatakan Teuku Umar warga Belawan yang naik sepeda motor mau kerja di KIM Mabar. "Waktu itu hari Kamis 23 Mei 2019, saya mengemudikan sepeda motor setibanya di Kampung Besar, secara mendadak ada truk trailer yang keluar dari tempat parkirnya dan nyaris menabrak saya,"ungkapnua.Banyaknya alat berat yang parkir dibadan Jalan tersebut membuat jalan yang sudah sempit semakin sempit dan membahayakan bagi pengguna Jalan. "Mengapa pihak petugas dari Kepolisian Polres Pelabuhan Belawan dan petugas Dinas Perhubungan Kota Medan kok diam saja banyak alat alat berat yang parkir dibadan Jalan. Kami minta pihak terkait segera mengatasi ini," ucap Pak Eli warga Simpang Kantor. (mtc/rompas)