Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pangdam I/BB Hadiri Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Lapangan Benteng

Pangdam I/BB Hadiri Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila di Lapangan Benteng

- Sabtu, 01 Juni 2019 14:50 WIB
mtc/ist
Hadir dalam Peringatan Hari Kelahiran Pancasila itu Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah serta para unsur Fokopimda Prov. Sumut, Kasdam I/BB, Walikota Medan, Para anggota DPRD, Irdam I/BB, Kapok Sahli Pangdam I/BB, para Staf Sahli Pangdam I/BB, para Asiste
MATATELINGA, Medan: Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Ini sebagaimana tertuang dalam sambutan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Hariyono yang dibacakan Gubernur Sumut Edy Rahmayadi selaku Inspektur Upacara Peringatan Hari Kelahiran Pancasila, pada Sabtu (1/6/2019)  di Lapangan Benteng Medan Jalan Pengadilan Kel. Petisah Tengah Kec. Medan Petisah Kota Medan. 

Hadir dalam Peringatan Hari Kelahiran Pancasila itu Pangdam I/BB Mayjen TNI MS Fadhilah serta para unsur Fokopimda Prov. Sumut, Kasdam I/BB, Walikota Medan, Para anggota DPRD, Irdam I/BB, Kapok Sahli Pangdam I/BB, para Staf Sahli Pangdam I/BB, para Asisten Kasdam I/BB, para Kabalakdam I/BB, para Dansat Sewilayah Medan.

Dalam sambutannya Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia Hariyono menyampaikan bahwa kondisi geografis yang memposisikan wilayah Indonesia sebagai negara kepulauan makin memperkokoh konsep dan keyakinan akan "Tanah Air Indonesia". Kesatuan gugusan  pulau yang berada di antara Dua Samudera, Pasifik dan Hindia, serta di antara Dua Benua, Asia  dan Australia, meneguhkan bahwa kita sebagai bangsa memiliki ruang hidup tanah air sebagai satu kesatuan. Ada relasi dan perpaduan antara darat dan laut yang saling menguatkan sebagaimana dalam konsep wawasan nusantara. Keberagaman secara natural merupakan karateristik dari keindonesiaan. Demikian pula secara antropologis dan sosiologis keberagaman ras, etnis, agama, kepercayaan dan budaya yang ada di Indonesia sudah ada sejak masa pra aksara hingga sekarang. Kita indonesia hidup dan bahagia dalam keberagaman. 

Pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan hidup bangsa yang digali oleh para "Pendiri Bangsa" merupakan suatu anugerah yang tiada tara dari Tuhan Yang Maha Esa buat bangsa Indonesia. Pancasila sebagai suatu keyakinan dan pendirian yang asasi harus terus diperjuangkan. Keberagaman kondisi geografis, flora, fauna hingga aspek antropologis dan sosiologis masyarakat hanya dapat dirajut dalam bingkai kebangsaan yang inklusif. Proses internalisasi sekaligus pengamalan nilai-nilai Pancasila harus dilakukan dan diperjuangkan secara terus menerus. Pancasila harus tertanam dalam hati yang suci dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari, Pungkas Gubernur"

Lebih lanjut Kepala BPIP RI menyampaikan berkat Pancasila yang berkelindan dengan nilai-nilai inklusivitas, toleransi dan gotong royong keberagaman agama yang ada menjadi suatu berkah. Berkat Pancasila sebagai bintang penuntun keberagaman yang ada dapat dirajut menjadi identitas Nasional dalam wadah dan slogan "Bhinneka Tunggal Ika". Peringatan hari kelahiran pancasila 1 Juni bukan sesuatu yang terpisah dari momentum perumusan "Piagam Jakarta" oleh "Panitia Kecil" tanggal 22 Juni dan pengesahan Pancasila dalam Pembukaan UUD 1945 oleh Panitia  Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) tanggal 18 Agustus 1945. Jadi 3 peristiwa penting tersebut merupakan satu kesatuan yang tidak terpisahkan. Dengan demikian, kita harapkan perdebatan tentang kelahiran pancasila sudah tidak diperlukan lagi. 

Yang diperlukan mulai saat ini adalah bagaimana kita semua mengamalkan dan mengamankan Pancasila secara simultan dan terus menerus. Pancasila sebagai "leitstars dinamis", bintang penuntun mengandung visi dan misi yang memberikan orientasi, arah perjuangan dan pembangunan bangsa ke depan. Sebagai energi positif bangsa, pancasila terus memberikan harapan untuk masa depan, khususnya dalam merealisasi visi dan misi bangsa indonesia. Melalui peringatan Hari Kelahiran Pancasila 1 Juni 2019, Pancasila perlu dijadikan sebagai sumber inspirasi "Politik Harapan" dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Semua harus terus menerus secara konsisten merealisasikan pancasila sebagai dasar negara, ideologi negara dan pandangan dunia yang dapat membawa kemajuan dan kebahagiaan seluruh bangsa Indonesia. Kita bersatu membangun bangsa untuk merealisasikan tatanan kehidupan masyarakat yang rukun, damai, adil dalam kemakmuran dan makmur dalam keadilan. Kita Indonesia, Kita Pancasila. (mtc)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita Sumut

Sukseskan Gerakan ASRI, Forkopimda Sibolga Gotong Royong Massal Bersama Warga

Berita Sumut

Dihantam Banjir Bandang Jalan Desa Kampung Mudik-Aek Dakka Barus Sudah Dapat Dilalui

Berita Sumut

Gubernur Sumut Bobby Nasution Sebut Kolaborasi, Komunikasi, dan Interaksi Kunci Keberhasilan Pembangunan

Berita Sumut

Akses Tarutung-Sibolga Tertutup Longsor, Berhasil Dibuka Satgas Yonzipur 1/DD Kodam I/BB dan Isntansi Lainnya

Berita Sumut

PWI Labuhanbatu Akan Gelar Konferensi IX, Panitia Pelaksana Terbentuk