MATATELINGA,Belawan: Dua kelompok Pemuda antara Pemuda Belawan Lama dan kelompok Pemuda Komplek PJKA Belawan,Juma'at (7/6/2019) bentrok dengan menggunakan batu dan sejata tajam.Akibatnya bentrok kedua kelompok pemuda tersebut salah seorang Pemuda dari Komplek PJKA Belawan,Abdul Azis ,17, warga Gang VII Komplek PJKA Kelurahan Belawan ll mengalami dua luka tusukan senjata tajam dibahagia punggung kiri kanan dan saat ini dirawat di RS TNI AL Belawan.Sedangkan pelakunya AP alias Aji warga Jalan TM Pahlawan Lorong Aman Kelurahan Belawan l Kecamatan Medan Belawan Kota Medan kini telah diamankan petugas Polsek Belawan dan saaat dalam pemeriksaan petugas di Mako.Menurut keterangan dari berbagai informasi dilapangan bahwa bentrok kedua kelompok tersebut akibat lapak penjualan permainan anak anak didepan Pos Pam Polres Pelabuhan Belawan di depan Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan.Kelompok Pemuda dari Gang VII Komplek PJKA Kelurahan Belawan ll ngotot mintak agar lokasi penjualan permainan anak anak tersebut dibagi menjadi 2 bahagian tapi kelompok pemuda dari Belawan Lama tidak mau membagi kepada kelompok Pemuda Komplek PJKA Belawan.Akhirnya kedua kelompok saling bertengkar mulut dan dilanjutkan saling menyerang menggunakan batu dan saling lempar lemparan. Kelompok pemuda dari Belawan Lama kalah banyak dan mundur tapi kelompok pemuda dari Komplek PJKA langsung mengejar dan saat itu korban ditijam dibahagian punggungnya dan terkapar di tempat kejadian di Jalan Stasiun dipinggir Rel Kereta Api didepan Pos Pam Polres Pelabuhan Belawan.Pelaku yang sempat kabur namun keburu ditangkap petugas Polsek Belawan yang saat itu bertugas di Pos Pam Polres Pelabuhan Belawan. Dari tersangka petugas menyita 1 pucuk pisau lipat yang digunakan tersangka menikam korbannya dan baju korban yang bersimbah darah juga diamankan untuk barang bukti.Panit Reskrim Polsek Medan Belawan Ibda Pol Edi Suranta membenarkan kejadian tersebut sementara Kapolsek Medan Belawan Kompol Syaparuddin Tamak saat dikonpirmasi tidak ada dikantornya dan saat HPnya dihubungi tidaj diangkat angkat.