MATATELINGA, Medan : Sekolah PrimeOne School (POS) Medan menggelar acara wisuda dan perpisahan untuk peserta didik yang sudah menamatkan pendidikannya di tingkat pendidikan taman kanak-kanak, sekolah dasar, sekolah menengah pertama dan sekolah menengah atas di Aula UCSN Gedung South, Jalan AH Nasution Medan, Sabtu (15/6/2019).
Menurut Direktur Akademik POS Medan Dr. Fauziah Khairani Lubis, jumlah peserta didik yang diwisuda dan lulus dari tingkat pendidikan TK sebanyak 95 orang, Elementary (SD) 157 orang, Junior High School (SMP) 157 orang dan Senior High School (SMA) 124 orang.
"Tauhun ini kita juga memberikan penghargaan kepada peserta didik yang mendapat prestasi terbaik (best of the best) mulai dari PG sampai SMA. Penghargaan untuk tingkat SD kelas 4 sampai SMA akan mendapatkan studi tour atau jalan-jalan ke luar negeri," paparnya.
Beberapa dari lulusan POS Medan, kata Fauziah sudah diterima di perguruan tinggi negeri dan luar negeri untuk melanjutkan studinya ke perguruan tinggi.
Pendiri PrimeOne School (POS) Medan yang juga Pembina Yayasan PPNC Amrin Susilo Halim dalam sambutannya menyampaikan agar para wisudawan tetap menjaga nama baik almamater dan menghindari yang namanya narkoba. Acara wisuda jangan dianggap sebagai acara seremonial saja, akan tetapi acara wisuda adalah momentum keberhasilan untuk menentukan langkah terbaik meraih masa depan.
Menyikapi harapan masyarakat terhadap sekolah swasta, kata Amrin POS Medan yang memiliki status satuan pendidikan kerjasama (SPK) secara konsisten terus meningkatkan kualitasnya dengan terus menambah dan mengembangkan media serta fasilitas pendidikan yang memadai, agar peserta didik semangat untuk belajar dan mengembangkan potensi dirinya.
"Tahun ajaran baru ini (2019/2020), PrimeOne School akan mengaktifkan sebuah aplikasi bernama e-POS, yang mana orang tua/wali dapat melihat perkembangan anaknya secara cepat dan online dimana pun berada. Ini menjadi terobosan kita dalam menjawab perkembangan informasi dan teknologi," jelas Amrin S Halim.
PrimeOne School tidak hanya memberikan pembelajaran kepada peserta didik, tambah Amrin. Yang paling utama adalah bagaimana masyarakat mempercayai kami dalam mendidik putra putri terbaiknya menjadi insan yang cerdas, berkarakter, mandiri dan berbudi pekerti yang luhur.