MATATELINGA, Medan: Keluarga korban kebakaran pabrik mancis di Jalan Tengku Amir Hamzah, Dusun IV, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, mulai mendatangi RS Bhayangkara Medan, Jumat (21/6/2019) siang. Tak lupa, mereka juga membawa foto kerabat atau keluarganya yang tewas dalam kebakaran itu.Salah satunya adalah Faisal (38) yang istrinya menjadi salah satu korban kebakaran korek gas tersebut. Faisal yang datang dengan sejumlah kerabatnya tak mampu menahan kesedihan. Sesekali dia memeluk kerabatnya itu. Faisal mengatakan tak ada tanda-tanda Faisal harus kehilangan Maria, istri tercintanya itu. Dia mengaku sang istri berangkat kerja sebagaimana mestinya. "Berangkat pagi tadi pukul 08.30 WIB. Cuma salaman pamit pergi kerja. Seperti biasa saja," kata Faisal dengan mata berkaca-kaca. Maria meninggalkan satu orang anak berusia empat tahun. Bahkan kata Faisal, biasanya, anak mereka juga ikut ke industri rumahan itu. "Gak ikut karena ada neneknya datang," ujarnya. Sudah tiga tahun terakhir Maria bekerja di pabrik itu. Di pabrik itu, Maria memasang kepala korek bersama puluhan perempuan lainnya. "Pabrik itu sudah empat tahun," ujarnya. Wahid (63), keluarga lainnya mengaku ia bersama sang menantu langsung mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Medan karena mengetahui anak pertama dari empat bersaudara itu turut menjadi korban."Anak saya kerja disitu juga dan kebetulan rumahnya tidak jauh dari lokasi tempat ia bekerja," ujarnya.Hal yang sama juga dikatakan, Sofian (38) warga yang rumahnya tak jauh dari lokasi kejadian ini juga mendatangi Rumah Sakit Bhayangkara Medan guna melihat istri dan seorang anaknya berusia sebelas tahun yang juga menjadi korban."Saya enggak tau pasti kejadiannya gimana bang, saat kejadian saya berada di rumah," terangnya.Untuk diketahui, pabrik korek gas itu terbakar sekira pukul 11.45 WIB. Saat itu sejumlah pekerja sedang beristirahat makan siang. Empat orang dikabarkan selamat. Puluhan lainnya tewas terpanggang. Sejumlah keluarga korban sudah tiba di RS Bhayangkara. Mencari informasi anggota keluarganya yang tewas. Mereka juga membawa berkas-berkas pendukung, seperti Kartu Keluarga, pas photo dan lainnya guna mempermudah identifikasi yang dilakukan oleh pihak kepolisian. (mtc/fae)