MATATELINGA, Belawan: Setiap kapal KM Kelud masuk dan sandar diterminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan mobil pengantar dan penjemput parkir dikiri kanan Jalan Stasiun Kereta Api Belawan sembrawut, karena tidak adanya petugas berwennang yang mengaturnya.Pantauan dan data diperoleh Matatelinga.com dilapangan, para pengunjung yang menggunakan mobil baik itu untuk menjeput dan mengantarkan keluarga, bila parkir didalam terminal harga parkirnya sangat mahal sekitar Rp 25 ribu rupiah maka mereka memilih parkir dikiri kanan Jalan didepan Terminal Bandar Deli Pelabuhan Belawan.Menurut salah seorang pengunjung saat akan menjemput keluarganya bernama Atan menyebutkan, mobilnya dia parkirkan didalam terminal dan harus membayar Rp 25 ribu rupiah. Tapi saat akan keluar dari terminal susah, karena ditengah Jalan Stasiun dikiri kanan jalan terlihat puluhan mobil yang parkir dalam keadaan sembrawut tidak beraturan dan petugas tidak ada ditempat untuk mengatur arus lalu lintas yang macet.Sebut Atan, macetnya Jalan Stasiun tersebut cukup panjang dan membuat warga pengguna jalan resah, karena harus ikut antri berjam jam lamanya.Sementara di tengah Jalan tersebut yang mengatur arus lalulintas terlihat sejumlah "preman", apakah ini disengaja petugas melakukan pembiaran sebutnya.Pihak PT Pelindo l Cabang Belawan melalui Manager Umunya Aulia saat dihubungi mengatakan bahwa parkir dikiri dan kanan Jalan Stasiun itu bukan tanggung jawabnya. Pihak PT Pelindo l sudah menyediakan lapangan parkir di lapangan terminal Penumpang, tapi para pengunjung memilih parkurnya diluar terminal. Saat disinggung harga parkir parkir didalam Terminal, Aulia hanya mengatakan, pokoknya kami sudah sediakan parkir mobil dan pemiliknya merasa aman tentang mahalnya harga parkir itu kan biasa.