MATATELINGA, Medan: Paulus menyampaikan rasa kesalnya kepada Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin karena tidak menyinggung nama Guru Patimpus Pelawi saat sidang paripurna HUT Hari Jadi Kota Medan ke 429 pada Jumat 28 Juni 2019 lalu digedung dewan. Anggota DPRD Medan Drs Paulus Sinulingga ingatkan Pemko Medan jangan lupa dengan sejarah. Padahal, sosok Guru Patimpus merupakan pendiri dan perintis kota Medan pada masa silam. "Wajar saja jika nama Guru Patimpus ikut dikenang. Ini disinggung saja tidak ada," sebut Paulus Sinulingga kepada Wartawan DPRD Medan, Minggu (30/6/2019).Tambah Paulus Sinulingga lagi, yang juga dikenal tokoh Karo itu. Nama Guru Patimpus harus tetap dipopulerkan sebagai pahlawan Kota Medan. "Pemko Medan diingatkan agar tetap mensosialisasi nama Guru Patimpus untuk dikenang seluruh warga Medan atas jasa jasanya. Sehingga, Guru Patimpus tidak terkikis hilang ditelan zaman dan terlupakan," sebutnya.Sebagaimana diketahu Guru Patimpus Sembiring Pelawi selaku pendiri kota Medan. Guru Patimpus lahir di Aji Jahe, pada abad ke-16 dan awal abad ke-17 yang berasal berasal dari dataran tinggi Kabupaten Karo.[adx]Sebelum Guru Patimpus Sembiring Pelawi memeluk Agama Islam, dia adalah seorang yang mempunyai kepercayaan Pemena. Guru Patimpus Sembiring Pelawi menikah dengan seorang putri Raja Pulo Brayan dan mempunyai dua anak lakilaki, masing-masing bernama Kolok dan Kecik.