MATATELINGA, Medan: TNI Angkatan Udara bersama dengan United States Air Force Special Operations Command Pacific (US SOCPAC) menggelar latihan gabungan di Lanud Soewondo Medan, Rabu (3/8/2019). Latihan dilakukan dengan 3 materi utama yakni perang hutan, perang kota, dan SAR kemanusiaan.Dalam latihan itu, mereka belajar mengenai taktik bertempur dalam kota atau tempur jarak dekat, terkait bagaimana membaca situasi medan perang, kerja sama dan melumpuhkan lawan. Ruangan-ruangan bekas Bandara Polonia tersebut dinilai cukup tepat untuk latihan tempur jarak dekat.Komandan Batalyon Komando 469 Paskhas, Letkol Pas Jumongga Sitinjak mengatakan, latihan Joint Combined Exercise Training (JCET) Spear Iron 2019 ini sebagai upaya untuk membina hubungan kerja sama antar kedua negara, terutama dalam kerja sama militer. "Prajurit bisa saling berbagi pengetahuan, pengalaman, ilmu dan taktik tempur," kataya.[adx]Adapun latihan yang dilakukan pada hari ini, merupakan bagian dari rangkaian latihan selama tiga minggu terakhir. Sebelumnya, prajurit kedua negara juga telah latihan tempur dalam hutan, dan melaksanakan operasi kemanusiaan di beberapa wilayah. "Dalam operasi kemanusiaan tersebut, kami ada memberi bantuan ke sekolah-sekolah," ungkapnya.Pemimpin Unit 320th STS, Kapten Jeremy Robert Kurz menambahkan, banyak ilmu yang didapat prajurit AS dalam latihan dengan TNI AU tersebut. "Kami bisa belajar mengenai taktik tempur di hutan dan dalam kota," katanya."Kami juga berterima kasih kepada TNI AU yang memberikan waktu kepada kami untuk berlatih bersama, dalam hal ini dapat meningkatkan hubungan antara pemerintah Amerika dengan Indonesia," tukasnya. (mtc/fae)