MATATELINGA, Asahan: Pekerja bangunan bernama Mukmin (66) warga dusun II desa Rawang kecamatan Rawang Panca Arga Asahan, Kamis (4/7/2019) sekira pukul 08.00 wib, tergelincir dan diduga hanyut di aliran sungai Asahan sekitar kelurahan Teladan kecamatan kota kisaran timur.Keterangan yang dapat di himpun maratelinga.com dari beberapa warga masyarakat setempat mengatakan korban Mukmin sejak dua hari lalu bekerja memperbaiki tembok di sekitar daerah aliran sungai tersebut ."Pagi tadi korban terlihat sedang mengambil sesuatu di pinggiran sungai, namun korban tergelincir dan hanyut di aliran sungai tersebut," ujar Salimin.Salimin juga mengatakan korban sempat minta tolong kepada Amin (18) yang merupakan anak korban, namun korban saat tergelincir dan hanyut sembari membawa sebilah parang, sehingga Amin tidak berani mendekat dan hanya memberikan serta mekemparkan ban dalam untuk menyelamatkan korban.[adx]"Namun upaya penyelamatan tidak membuahkan hasil dan korban menghilang hingga kini madih dalam pencarian tim BNPB Daerah Asahan dan Basarnas serta warga masyarakat setempat,"ungkapnya.Sementara itu, Kabid Kedarurat BPBD Asahan Khaidir Sinaga mengatakan untuk mencari korban hanyut ini, BPBD Kab.Asahan bersama dengan pihak BASARNAS, Satgas PB, Relawan PB dibantu pihak Pemerintah Kelurahan dan RPAI Korda Asahan sudah turun ke lokasi dan melakukan pencarian dengan cara penyisiran sungai dengan menggunakan perahu LCR dari titik lokasi hingga radius lebih kurang 1 KM ke arah hilir sungai. "Korban hanyut di Aliran Sungai Silau tangkahan pasir belum diketemukan dan masih dilakukan pencarian dengan ketentuan jika hari ini belum ditemukan maka pencarian akan dilanjutkan esok pagi pukul 07.00 WIB dihari kedua dari tiga hari masa pencarian yang ditentukan," tukasnya.(mtc/ben)