Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pertamina Kampanyekan Olah Cabai Jadi Produk Turunan

Pertamina Kampanyekan Olah Cabai Jadi Produk Turunan

- Rabu, 10 Juli 2019 16:15 WIB
mtc/ist
Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menuturkan harga cabai di Indonesia memang fluktuatif. Salah satu penyebabnya, karena cabai adalah komoditas musiman yang mudah rusak. Petani harus cepat menjual hasil panen jika tak mau cabainya m
MATATELINGA, Medan : Cabai punya andil besar bagi masyarakat Indonesia.  Harga cabai selalu menjadi penentu inflasi setiap daerah di Indonesia.

[adx]

Unit Manager Communication & CSR MOR I, Roby Hervindo menuturkan harga cabai di Indonesia memang fluktuatif. Salah satu penyebabnya, karena cabai adalah komoditas musiman yang mudah rusak. Petani harus cepat menjual hasil panen jika tak mau cabainya membusuk. Kondisi ini kerap dimanfaatkan pengepul untuk menekan harga cabai.

"Salah satu solusinya adalah mengolah cabai menjadi produk turunan. Dengan tema #MoveOnUKM, Pertamina bekerja sama dengan Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian (BBP Mektan) dan Disperindag Deli Serdang mengadakan pelatihan pengolahan cabai," ujarnya pada pembukaan pelatihan di Dusun Jogja Desa Sidodadi Rumania, Deli Serdang, Rabu (10/7/2019).

Lewat pelatihan ini, lanjut Roby, petani akan dapat mengolah cabai menjadi produk bernilai tambah, misalnya sambal kemasan. Pelatihan empat hari tersebut diikuti oleh kelompok petani cabai mitra binaan program kemitraan (PK) Pertamina. Dana bergulir PK yang dikucurkan untuk kelompok ini mencapai 1,4 miliar rupiah.

Sementara Kadis Perindag Deli Serdang, Ramlan Refis, ingin pelatihan ini dapat meningkatkan kesejahteraan petani cabai. "Ini kesempatan baik bagi petani, maka manfaatkanlah dengan optimal. Kami juga mengapresiasi Pertamina MOR I yang menginisiasi pelatihan," tutur Refis. Ke depan, ia berharap kerja sama pengembangan UKM bersama Pertamina dapat meningkat.

[adx]

Kepala BBP Mektan, Agung Prabowo, dalam sambutannya memuji sumber daya alam dan manusia di Deli Serdang. "Saya tidak menyangka bahwa Deli Serdang juga sebagai sentra cabai. Melalui mekanisasi pertanian, kita dapat memberdayakan para istri petani untuk mengolah cabai jadi produk bernilai tambah," kata Agung.

Menukil data Kementerian Perdagangan, Sumut merupakan penghasil cabai terbesar ke dua Indonesia sebesar 17,9 persen.

Kelompok petani cabai mitra binaan Pertamina, Juli Tani, punya 105 orang anggota. Saat ini lahan seluas 32 hektar dimanfaatkan menanam cabai. Bantuan PK Pertamina, dimanfaatkan kelompok tani untuk membeli 1.600 ekor kambing dan peralatan produksi cabai.

Kambing dimanfaatkan untuk memproduksi pupuk bagi tanaman cabai. Melalui metode fermentasi pangan ternak, mereka mampu menghasilkan pupuk dalam waktu cepat, hanya sehari. Setelah beranak pinak, sebagian kambing dijual untuk menambah penghasilan atau membeli indukan.

"Kami membentuk Sub Terminal Agribisnis Juli Tani, untuk mengkoordinir petani cabai. Juga saling berbagi ilmu," ujar Yareli, ketua Juli Tani. Dari yang dulunya harga cabai ditentukan pengepul, kini petani dapat menjual dengan harga lebih baik. (mtc/amel)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Dua Kapal Milik Pertamina Saat ini Belum Dapat Melewati Selat Hormuz

Berita Sumut

Iran Berikan Lampu Hijau Kapal RI Lintasi Selat Hormuz, Kemlu Jaga Koordinasi

Berita Sumut

PHR Zona 1 Jaga Operasi Produksi Tetap Aman dan Andal di Momen Lebaran

Berita Sumut

Matatelinga.com Meraih Juara Satu, Pembaca dan Pengunjung Terbanyak Pemberitaan Polda Sumut

Berita Sumut

Pengeboran di Momen Ramadan, Pertamina EP Pangkalan Susu Gelar Syukuran bersama Anak Yatim

Berita Sumut

Ini Harga Bahan Bakar Minyak, Meski Terjadi Perang di Timur Tengah