MATATELINGA, Medan: Kunjungan Direktorat Jenderal Imigrasi beserta Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan ke sejumlah instansi pemerintahan RRC atas undangan Konsulat Jenderal China di Medan untuk meningkatkan peringkat indeks Ease of Doing Bussines kepada WNA khususnya investor tentang fasilitas keimigrasian di Indonesia.[adx]Ini dikatakan Kepala Kanimsus TPI Medan Agato P.P Simamora, Minggu (14/7/2019). Adapun rombongan Direktorat Jenderal Imigrasi beserta Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan antara lain berkunjung ke Biro Imigrasi Provinsi, Kantor Polisi Propinsi, dan Kantor Urusan LN propinsi."Dari sisi keimigrasian, tujuan kunjungan adalah mensosialisasikan kebijakan keimigrasian pusat serta Kanimsus Medan khususnya dalam rangka meningkatkan peringkat indeks Ease of Doing Bussines kepada WNA khususnya investor tentang fasilitas keimigrasian yang dapat digunakan serta meminimalisir potensi pelanggaran terhadap peraturan keimigrasian yang berlaku," beber Agato.Selain itu lanjut Agato, tujuannya adalah studi banding tentang prosedur, mekanisme,serta fasilitas yang dimiliki oleh Imigrasi RRC."Melihat data investasi yang ada RRC merupakan salah satu negara yang penting dalam membantu pembangunan ekonomi daerah Sumut," sebutnya.Sebelumnya pada Rabu (10/7) rombongan Direktorat Jenderal Imigrasi beserta Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Medan berkunjung ke Kantor Polisi Kota Xianyang Provinsi Shanxi .Delegasi Imigrasi diterima oleh Wakil Kepala Kantor Polisi Kota Xianyang, Fan Yongxian, Kepala Biro Imigrasi An Xianwu, Kepala Bidang Politik Meng Ruofei.Dalam kesempatan itu, kepolisian Kota Xianyang menyampaikan bahwa pelaksanaan fungsi Keimigrasian RRC berada di bawah Kepolisian Nasional;Terkait pelayanan keimigrasian, menyediakan pelayanan yang ramah HAM dan profesional melalui program; Notifikasi masa berlaku izin tinggal bagi WNA; Pusat layanan informasi khusus WNA; One to One Service (personal assistant) bagi ke lompok tertentu seperti Profesor dan Cendikiawan.[adx]Kemudian Pelayanan ke rumah bagi WNA; Aplikasi pemantauan proses permohonan perizinan serta pelayanan border 24 jam.Selanjutnya Kepala Bidang Intelijen dan Penindakan Keimigrasian, Abdi Widodo juga menyampaikan profil Kanimsus TPI Medan dan program-program unggulan antara lain; Sebagai perwujudan salah satu fungsi fasilitator pembangunan ekonomi, Kanimsus Medan fokus pada kegiatan yang mendukung upaya peningkatan angka ease of doing bussines melalui peningkatan kualitas pelayanan bagi Orang Asing seperti, IMED Prioritas di Bandara KNO; IMED SDS same day service untuk pengambilan foto biometrik bagi WNA; ITAS Online di KNO airport.Hingga bulan Oktober dilaksanakan Operasi Pura 19 yang bertujuan untuk melakukan pembinaan bagi WNA dalam memenuhi dokumen keimigrasiannya dan selama operasi pura 19 tidak ada penindakan keimigrasian.(mtc/fae)