MATATELINGA, Medan: Gerhana bulan Parsial bakal melintasi pulau Sumatera, Rabu (17/7) dinihari. Bulan akan tampak menjadi kemerahan pada sebagian sisinya. [adx]Bagi warga Medan yang ingin menyaksikan fenomena alam itu, Observatorium Ilmu Falaq (OIF) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara bakal membuat nonton bareng (nobar) gerhana. Kegiatan ini digelar di Kampus Pascasarjana, Jalan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Sumatera Utara. Untuk gerhana bulan, OIF UMSU sudah menyiapkan beberapa teleskop. Pengunjung bisa mengamati pergerakan gerhana bulan melalui teleskop atau layar yang dipajang panitia. "Teleskop yang kita punya termasuk yang tercanggih di Indonesia," kata Kepala OIF UMSU Arwin Juli Rakhmadi Butar-butar, Selasa (16/7/2019). Sejumlah acara pun sudah disiapkan. Mulai dari diskusi, pengamatan gerhana bersama, hingga lucky draw. Pengunjung diminta hadir sekira pukul 02.00 WIB. [adx]Yang tak kalah penting adalah acara salat Sunnah gerhana berjamaah. "Ini kan sunnah nabi. Jadi kita juga memberikan edukasi kepada pengunjung yang hadir," kata Arwin. Selain dengan teleskop, kata laki-laki bergelar doktor itu, gerhana bulan Parsial bisa disaksikan dengan kasat mata. "Bulan akan terrlihat indah dengan gradasi warna merah di sebagian penampangnya. Bisa juga diamati dengan kamera digital dengan menggunakan lensa tele. Jadi memang terlihat indah," ungkapnya. Untuk diketahui, gerhana bulan parsial merupakan yang terakhir di tahun ini. Gerhana bakal terlihat di Amerika Selatan,Eropa, Asia, Afrika hingga Australia dan Indonesia. (mtc/fae)