MATATELINGA, Medan: Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi menanggapi santai soal penggeledahan Kantor Dispora Sumut oleh penyidik Tipikor Polda Sumut pada Kamis (18/7/2019). Dia hanya berkomentar singkat saat ditanya perihal penggeledahan tersebut.[adx]"Kapan? (penggeledahan), biar digeledah dulu mana tau ada ularnya disana," ujarnya, usai mendampingi Menteri Pariwisata Arief Yahya di Medan.Sebelumnya Tim Tipikor Poldasu yang dipimpin Kasubdit III Tipikor Dit Reskrimsus Poldasu Kompol Roman S Elhaj tiba di kantor Disporasu Jl. Williem Iskandar sekira pukul 09:30.Tim melakukan pemeriksaan sejumlah ruangan, disaksikan Sekretaris Disporasu Rudi Rinaldi dan Kepala Dusun 8 Desa Medan Estate, Kec. Percut Seituan, Deliserdang Pribadi SitepuKepada wartawan, Kompol Roman S Elhaj mengatakan, pemeriksaan tersebut merupakan tindaklanjut penyidikan kasus korupsi pengerjaan renovasi lintasan sirkuit Tartan Atletik PPLP Provsu dengan pagu anggaran Rp4.797.700.000. Dalam kasus itu temuan kerugian negara Rp1,5 miliar lebih.[adx]Ia mengatakan, telah memeriksa sejumlah dokumen dan komputer. "Ada 23 item yang kami bawa untuk pengembangan kasus ini, salah satunya komputer," ujar Roman.Dari penggeledahan yang dilakukan sejak pukul 10.00 WIB sampai dengan 12.00 WIB itu, polisi menyita beberapa dokumen dan barang untuk dijadikan barang bukti. (mtc/fae)