Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Atap Kognisi Gelar Dialog Soal Radikalisme dan Terorisme

Atap Kognisi Gelar Dialog Soal Radikalisme dan Terorisme

- Sabtu, 27 Juli 2019 11:58 WIB
mtc/ist
Kumpulan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam wadah Atap Kognisi menggelar dialog penting bertajuk Menangkal Radikalisme dan Terorisme Dalam Kerangka Menjaga Keutuhan NKRI di Doktor Kopi, Jalan Selamat Ketaren, Jumat (27/7). Sebagai narasumber, dial
MATATELINGA, Medan: Kumpulan mahasiswa dan pemuda yang tergabung dalam wadah Atap Kognisi menggelar dialog penting bertajuk Menangkal Radikalisme dan Terorisme Dalam Kerangka Menjaga Keutuhan NKRI di  Doktor Kopi, Jalan Selamat Ketaren, Jumat (27/7/2019). Sebagai narasumber, dialog yang dihadiri 100 orang peserta ini diisi oleh  Budi Abdullah sebagai Akademisi UINSU; Masana Sembiring, Kasat Intelkam Polrestabes Medan; Ibnu Arsib, Instruktur HMI Cabang Medan.

[adx]

Alvian Khomeini selaku founder Atap Kognisi mengatakan dialog ini digelar mengingat gerakan radikalisme hingga terorisme yang mengidentikkan diri dan kelompoknya sebagai pemilik kebenaran telah merusak tatanan harmonis kehidupan umat manusia. 

"Radikalisme yang saat ini menjadi polemik dinilai sebagai ancaman nyata bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Menanggapi hal tersebut, Atap kognisi  menggelar kegiatan dialog penting ini,"ucapnya.

Sementara dalam dialog yang dipandu Zainal Hafiz selaku moderator,  Akademisi Budi Abdullah mengatakan bahwa perlu adanya pembinaan kepada masyarakat tentang bahayanya radikalisme dan terorisme.

"Hari ini kampus adalah wadah yang paling efektif dalam penyebaran radikalisme dan terorisme,"jelasnya.

Untuk itu sambung Budi Abdullah, Universitas harus memberikan pengawasan terhadap mahasiswa dalam menjaga terpapar paham tersebut.

"Peran mahasiswa sangat penting sebab masyarakat menilai mahasiswa sebagai kaum intelektual dan contoh bagi masyarakat,"tuturnya.

[adx]

Narasumber lainnya, Ibnu Arsib berpendapat terorisme adalah tindakan menakut-nakuti dengan berbagai motif seperti politik, bisnis dan kriminal.

"Perlu kita ketahui, terorisme dan radikalisme tidak hanya sebatas kejahatan seprti bom dan pembunuhan, memberikan ketidaknyamanan juga adalah bagian dari terorisme,"kata aktivis HMI Medan ini.

Ibnu Arsib, juga mengungkapkan, terorisme tidak datang dari Timur Tengah atau pun Islam. Semua negara bisa menjadi sumber terorisme. "Tidak ada agama manapun yg membenarkan kejahatan," ungkapnya.

Sedangkan Kasat Intlekam Polrestabes Medan, Masana Sembiring mengajak masyarakat untuk saling bersinergi dalam pemberantasan radikalisme dan terorisme. Hal tersebut bisa dilakukan melalui sosialisasi dan seminar anti radikalisme dan terorisme, setidaknya masyarakat bisa lebih tahu apa itu radikalisme. Sebab, mereka yang memegang paham radikalisme sering kali tidak menyadari dampak dari perbuatannya.

"Rasa nyaman adalah impian setiap insan, mari sama sama berupaya untuk menciptakan rada nyaman,"tutupnya.

Dialog yang berlangsung khidmat ini menjadi aktif dan seru ketika terjadinya dialektika antara pembicara dan peserta. (mtc/rel)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Judi Togel Merajalela di Patumbak, Kapolrestabes Medan : Segera Kita Cek

Berita Sumut

Cegah Kejahatan Jalanan dan Jaga Rasa Aman Masyarakat, Brimob Sumut dan Polrestabes Medan Perkuat Patroli Malam

Berita Sumut

Polisi Dalami Air Gun Digunakan Preman Kampung Aniaya Pasutri

Berita Sumut

THM Phantom Ditutup Diduga Terbukti Sarang Narkoba

Berita Sumut

Hari Lahir Pancasila: Di mana Peran Mahasiswa?

Berita Sumut

IKAN SAPU - SAPU DI DANAU TOBA: SAAT SOLUSI MENJADI MASALAH BARU