MATATELINGA, Medan: Wartawan dan Polsek Medan Kota gelar kumpul dan duduk bareng di Sobat Cafe jalan Stadion, Kamis (1/8/2019) siang, kegiatan ini berlangsung guna untuk menjaga hubungan komunikasi yang baik, keamanan serta memberikan info positif kepada masyarakat.[adx]Agenda kumpul dan duduk bareng ini juga untuk menyatukan persepsi. Sebelum dimulai, peserta yang dihadiri oleh wartawan yang bertugas di wilkum polsek Medan Kota terlebih dahulu santap makan siang. Beberapa menit kemudian, Kapolsek Medan Kota, Kompol Revi Nurvelani, Kanit Iptu Ainul Yaqin dan Panit Ipda Asrul Rambe datang dengan wajah senyum sedikit tegang. "Kawan-kawan sudah kumpul ya. Mari kita makan," sapa Kompol Revi sembari duduk di samping wartawan Gibson. Di sela-sela makan dan minum. Candaan pun keluar. Apalagi, Kanit Reskrim, Iptu Ainul ngajak wartawan untuk main futsal. Ajakan kanit disambut baik para wartawan. Tinggal menentukan lapangan dan waktunya. "kita jadwalkanla rekan-rekan ya," ajak Ainul dengan serius. Usai makan, diskusipun berlanjut. Kapolsek Kompol Revi mengajak para wartawan agar memberikan masukan untuk memberikan rasa aman di wilayahnya. Bukan itu saja, Revi juga mengatakan kalau mereka selama ini menjalin komunikasi yang baik dengan pers. Apalagi, Polisi dan wartawan adalah Pilar untuk membangun negara dan bangsa. "kami juga akan menjaga hubungan ini. Tanpa wartawan, keberhasilan kami tidak akan sampai ke masyarakat. Makanya, hubungan manis ini tetap kita jaga," ujar pria hitam manis ini. [adx]Sementara itu, mewakili wartawan, Gito menyatakan siap untuk menjalin hubungan dengan Polsek Medan Kota. Apalagi, Polsek Medan Kota adalah pos kedua setelah Polda Sumut. "Pasti kami jaga hubungan ini. Kami menolak Hoax. Kami juga akan melaporkan diskusi ini kepada pak Kapolda dan Wakapolda melalui pemberitaan," tandasnya diamini oleh wartawan lainnya. Masih Gito, kami juga berharap agar suasana kamtibmas di Medan Kota aman. Kalaupun ada ribut-ribut kecil atau jamret. Itu adalah warna bertugas. Biasa itu di kota besar. Kami juga akan memberikan kritikan sekaligus solusinya. "Kita buat enak di kota," tandasnya. Selama 3 jam kumpul dan duduk bareng. Akhirnya, diskusi berakhir. Masing-masing menjalankan tugasnya. Polisi mengejar Bandit, wartawan mengejar berita.(Mtc/Amr)