MATATELINGA, Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) Republik Indonesia terus menerus melakukan pemberantasan narkotika yang menjadi ancaman bagi masyarakat global. BNN menyebutkan perlunya penanganan yang maksimal, salah satunya melalui kerja sama lintas negara yang menjadi kunci penting dalam upaya memerangi narkoba.
"Kerja sama bilateral dan internasional dalam penanggulangan narkoba sangatlah penting," ujar Kepala BNN RI Heru Winarko melalui Karo Humas, Sulistyo, Jumat (2/8).
[adx]
Sulistyo mengatakan, saat ini Kepala BNN RI tengah berada di markas Drug Enforcement Administration (DEA) di Springfield, Virginia, Amerika Serikat guna menjalin kerja sama untuk memberantas jaringan narkoba.
"Tidak satu negara pun dapat menangananinya tanpa bantuan negara lain. Karena itulah, salah satu upaya BNN adalah menjalin kerja sama dengan DEA," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, ia mengatakan kedua belah pihak membahas kerja sama konkret dan pihaknya berharap agar DEA dapat membantu BNN dalam pengungkapan kasus di Indonesia.
"Oleh karenanya, DEA juga mendukung semua strategi yang dilakukan oleh BNN dalam upaya penanggulangan narkoba," tutur Sulistyo.
[adx]
Ia juga menambahkan, pertemuan yang diterima oleh Deputi Operasional DEA, Kepala Divisi Cyber, Kepala bagian pelatihan, Kepala Intelijen dan para staf merupakan satu langkah stategis dalam pemberantasan narkoba skala dunia.
Sementara itu, Sulistyo juga mengatakan bahwa kunjungan BNN ke negeri paman sam itu didukung penuh oleh Dubes RI untuk Amerika Serikat.
[adx]
"Pak Dubes, Mahendra Siregar mendukung penuh upaya BNN dalam pemberantasan narkoba," ujar Sulistyo.
Oleh karena itu, KBRI yang berkantor di Washington DC ini akan memfasilitasi segala bentuk kerja sama antara BNN dengan DEA. (mtc/anggi)