MATATELINGA, Belawan: Puluhan korban penipuan bedah rumah di Belawan minta petugas Polres Pelabuhan Belawan dan kejaksaan segera menangkap Yusri dan kelompoknya yang telah melakukan tindakan penipuan mengatasnamakan Dinas Perkim Propinsi Sumatera Utara. Hal tersebut disampaikan oleh para korban penipuan bedah rumah di Kecamatan Medan Belawan yang terdiri dari janda dan nelayan.[adx]Seperti ibu Sarinah (59) warga Lorong 4 Kelurahan Bagan Deli yang ditipu uang sebanyak Rp 1,5 juta rupiah."saat mereka datang kerumah rumah kami, yang nama Yusri dan staf Kelurahan Bagan Deli, Baim dengan berpakaian Dinas Perkim itu meminta data data rumah kami seperti foto copi surat rumah, foto copi KTP dan foto copi Keluarga yang jumlahnya di Kelurahan Bagan Deli mencapai seratus kepala keluarga" ucap salah seorang korban penipuan tersebut, Butet Br Nasution. Sabtu (3/8).Kemudian para penipu bekedok petugas dari Perkim ini pindah ketempat lain seperti Kelurahan Belawan l, Kelurahan Belawan, ke Kelurahan Belawan Bahagia dan ke Kelurahan Belawan Sicanang . Di tiga Kelurahan tersebut mereka petugas Perkim gadungan tersebut melakukan hal sama seperti di Kelurahan Bagan Deli Kecamatan Medan Belawan.[adx]Camat Medan Belawan Ahmad SP saat dikonfirmasi wartawan ini dikantornya pada Jumaat 02 Agustus 2019 tidak berada ditempatnya, menurut salah seorang stafnya yang tidak mau menyebutkan namanya bahwa Camat sedang berada dikantor Walikota Medan.Menurut Jhonson Hutahean SH dari JPKP (Jaringan Pengawas Kebijakan Pemerintah) kepada wartawan Jumat 02 Agustus 2019 dikantornya mengatakan bahwa Dinas Kepolisian dan Kejari harus segera menangkap para pelaku penipuan bedah rumah warga tersebut.[adx]"Kan kasihan warga yang sudah ditambahi susah lagi olek kelompok kelompok penipu tersrbut. Diduga dibalik ini semua dipastikan ada pejabat yang ikut terlibat,"tukasnya. (mtc/rompas)