MATATELINGA, Labuhanbatu : Polres Labuhanbatu menggelar upacara serah terima jabatan (sertijab) di Halaman Mapolres Labuhanbatu, sebanyak tujuh pejabat di mutasi, tujuh Kapolsek dan satu Kasat, Selasa (13/8/2019). Berikut ke tujuh pejabat Polres Labuhanbatu diantaranya adalah, Kapolsekta Kotapinang Kompol Deny Boy Panggabean digantikan oleh AKP Darwin Ginting, sedangkan AKP Bantu Sihombing Kapolsek Bilah Hulu digantikan dengan AKP Saut Tulus Panggabean.Selanjutnya untuk Kapolsek Silangkitang, yang sebelumnya di jabat oleh AKP Saut Tulus Panggabean di isi oleh AKP Jonny Tampubolon dan untuk Kapolsek Kampung Rakyat di jabat oleh AKP Eri Prastiyo yanh sebelumnya di jabat oleh AKP Hetler Sihombing.Sementara itu, Kapolsek Bilah Hilir, AKP Eri Pasetiyo yang kini telah menjabat sebagai Kaplosek Kampung Rakyat digantikan oleh Iptu Krisnat Indratno dan untuk Kapolsek Aek Natas, AKP Soya Lato Purna digantikan dengan Iptu Jhony Pasaribu, serta Kapolsek Kualuh Hilir AKP Syahrul digantikan oleh AKP Pesta Simarmata dan untuk Kasat Sabhara AKP Suprihanto Pardjannihadi kini di isi oleh AKP Muhammad Amdi Karna.Dalam sambutanya sebagai Inspektur Upacara, Kapolres Labuhanbatu, AKBP Frido Situmorang, SH, SIK menjelaskan bahwa serah terima jabatan dalam suatu organisasi adalah hal yang biasa dilakukan guna menjaga dinamika manajemen operasional dan penyegaran, proses manajemen organisasi dalam melaksanakan misi untuk mencapai visi terbaik yang telah ditetapkanTidak hanya itu, Kapolres juga berpesan kepada seluruh pejabat yang telah ditetapkan agar benar - benar bekerja dengan penuh tanggung jawab dan tetap fokus mengamati situasional yang berkembang baik di media cetak, elektronik dan media sosial.Selain pesan dan amanah yang disampaikannya, Kapolres mengucapkan rasa terimakasihnya atas kinerja dan prestasi yang telah dilakukan para personil yang melaksanakan sertijab."Saya tekankan kepada seluruh personil agar memelihara citra Polri sebagai pelindung, pengayom masyarakat, karena keberadan Polri merupakan amanah rakyat, dan jangan sesekali sakiti hati masyarakat," kata Frido Situmorang.(mtc/zul)