MATATELINGA, Medan: Meski mayoritas umat Islam di Indonesia merayakan Iduladha pada Minggu (11/8) kemarin, namun berbeda halnya dengan ribuan anggota jamaah Tarekat Syattariyah di Medan.[adx]Jamaah Syattariyah yang berada di Medan baru merayakan lebaran kurban pada hari ini, Selasa (13/8/2019). Di Medan, mereka melaksanakan shalat id di lima lokasi yang berbeda yakni yakni 2 masjid dan 3 musala."Jamaah terbanyak ada di Masjid Raya Syeh Burhanuddin, di Jalan Rawa II, Gang Sempurna, Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai. Di masjid ini, pagi tadi sekitar lima ratus jamaah lebih yang melaksanakan Salat Iduladha," kata Abay, salah seorang anggota jamaah.Soal perbedaan dengan mayoritas umat Islam lainnya, menurut Abay karena sebab sudah ditetapkan demikian oleh para pemimpin jamaah ini. "Hari ini kita juga menyelembelih kurban. Satu ekor lembu," kata Abay.[adx]Tidak hanya tahun ini, perbedaan dalam penetapan Idul Fitri maupun Idul Adha antara Jamaah Syattariyah dan pemerintah sudah berkali-kali terjadi. Jamaah yang mengikuti ajaran Syech Burhanuddin dari Ulakan, Pariaman, Sumatera Barat ini, mendasarkan penghitungannya dari hisab taqwin kalender kamsiyah. (mtc/fae)