MATATELINGA, Medan: Dua pejabat yakni Direktur Badan Pelaksana Otorita Danau Toba (BPODT) Arie Prasetyo dan Bupati Tobasa Darwin Siagian mendatangi Mapolda Sumut, Senin (12/8/2019).[adx]Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto ketika dikonfirmasi melalui whatssApp mengatakan, kedatangan Arie Prasetyo itu terkait lahan di Kabupaten Tobasa yang masih bersengketa dengan masyarakat. "Masyarakat memiliki kekuatan keputusan pengadilan sampai dengan tingkat PK (Peninjauan Kembali)," sebut dia.Tambah Kapolda, sementara lahan yang bersengketa itu masuk kawasan hutan. "Menurut kehutanan itu masuk kawasan hutan. Sementara masyarakat memiliki keputusan pengadilan atas sengketa tanah adat (menurut sengketa yang di sidangkan di pengadilan)," sebutnya.
Baca Juga: OTT di Labuhanbatu, Polda Sumut Amankan 7 Pejabat dan Staf Puskemas ParlayuanJadi kata dia, hasil pertemuan dengan Direktur Otorita Danau Toba Arie Prasetyo dan Bupati Tobasa Darwin Siagian yaitu agar lahan tersebut dikembalikan ke kehutanan. "Kembalikan ke Kehutanan yang punya kewajiban penyerahan lahan," akunya.Kapolda Sumut sendiri menegaskan dalam pertemuan itu tidak ada membahas perusahaan-perusahaan yang diduga merusak Danau Toba. "Tidak," ungkapnya.Sementara itu, Direktur Otorita Danau Toba Arie Prasetyo mengaku kalau kedatangannya ke Mapolda Sumut hanya sekedar silahturahmi. "Silaturahmi saja, silahturahmi pasca kunjungan presiden, salah satunya rencana penyelenggaraan event sepeda di Samosir akhir Agustus," akunya.