MATATELINGA, Medan : Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh dan Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) mengamankan satu bayi orangutan (Pongo abelii) dari Kabupaten Aceh Barat Daya. Bayi orangutan tersebut direhabilitasi di Sibolangit, Sumatera Utara (Sumut).Bayi orangutan betina itu diberi nama Indie. Usianya diperikirakan kurang dari satu tahun. Hingga Kamis (22/8/2019), tim dokter terus memberikan atensi terhadap kondisi kesehatannya di Pusat Rehabilitasi dan Karantina Program Konservasi Orangutan Sumatera (SOCP) di Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumut.[adx]Dokter Hewan Senior YEL-SOCP, drh Yenny Saraswati menyampaikan, saat diterima kondisi kesehatan orangutan tersebut terlihat baik meskipun dengan perut sedikit kembung dan bersin beberapa kali. Pemeriksaan kesehatan lanjutan dan perawatan intensif akan dilakukan mengingat orangutan tersebut masih tergolong bayi.
Baca Juga: KRI Teluk Sibolga -563 Tangkap Dua Kapal Pukat Trawl
"Secara kondisi alamiah, seharusnya masih sangat bergantung pada induknya, salah satunya adalah susu sebagai asupan gizi," kata Yenny.
[adx]Indie diserahkan seorang warga Desa Teladan Jaya, Kecamatan Babahrot, Kabupaten Aceh Barat Daya kepada tim BKSDA Aceh dan YEL, pada Selasa (20/8). Penyerahan dilakukan menyusul adanya laporan dari warga tentang keberadaan orangutan tersebut.selanjutnya Indie menempuh perjalanan selama dua belas jam menuju Sibolangit untuk mengikuti proses rehabilitasi dan karantina, yaitu pemeriksaan dan proses adaptasi terhadap lingkungan baru, termasuk bergabung dengan orangutan lain yang ada di sana. Dalam proses tersebut orangutan diarahkan dan dilatih untuk kembali kepada keahlian alami mereka, sehingga dapat hidup kembali ke alam liar.
Mtc/rel