MATATELINGA, Sidimpuan: Sebuah rumah yang dijadikan tempat pengoplosan kecap asin di i Jalan Sutoyo, Kelurahan Bincar, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan digrebek polisi, Selasa (20/8/2019) kemarin. Polisi mendapatkan 400 botol kosong yang diduga akan dijadikan sebagai kemasan kecap oplosan tersebut. [adx]Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Hilman Wijaya mengatakan penggerebekan dilakukan petugas, karena kepolisian mendapatkan infromasi kalau di rumah semi permanen itu dijadikan tempat pengoplosan salah satu produk kecap ternama di Indonesia. "Benar. Penggerebekan dilakukan oleh Satgas Patmorsus Polres Padangsidimpuan dan Polsek Batunadua, Selasa kemarin," ujar , AKBP Hilman Wijaya, Jumat (23/8/2019) pagi.Selain menyita ratusa botol kecap, polisi juga mengamankan RMT (31) yang diduga sebagai pengoplos tersebut. Selain itu ada juga 54 botol berisi kecap asin yang diduga hasil oplosan, 1 botol kecap asin merek asli, 37 pak garam asin, 2 dandang, 1 ember plastik, 2 gulungan tali plastik dan 1 kwitansi."Masyarakat sangat dirugikan dengan adanya kecap oplosan tersebut. Karena kita belum tau apa kandungan tersebut aman bagi kesehatan," tambah Kapolsek Batunadua, AKP Lumumba Siregar. [adx]Lumumba menegaskan, penggerebekan yang dilakukan berawal laporan dari perusahaan pemilik kecap. Dalam laporan itu, dilaporkan telah terjadi pemalsuan produk yang dilakukan oleh tersangka."Penyelidikan pin langsung dilakukan. Ketika dilakukan penyelidikan, kecap oplosan itu dijual disalah satu warung di Jalan Raja Inal Siregar. Pengembangan pun dilakukan, pelaku langsung ditangkap ketika berada di rumahnya," kata Lumumba. Disebutkan Lumumba, saat diamankan tersangka tidak melakukan perlawanan dan saat ini sudah diamankan di Mapolsek Batunadua. Lumumba membeberkan, perbedaannya kecap yang asli menggunakan logo cap tiga panah. Sedangkan yang palsu memakai logo dua salak."Kecap oplosan itu dijual seharga Rp 52 ribu setiap lusinnya. Setiap produksi, pelaku membeli satu lusin kecap asin asli. Setelah diolah, maka kecap tersebut menjadi 3 lusin," tukasnya. (mtc/amr)