MATATELINGA, Medan: Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan (PDIP) Kota Medan mulai membuka pendaftaran untuk pasangan bakal calon (Balon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan. Pendaftaran dimulai sejak 1 hingga 14 September 2019 mendatang.[adx]Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan, Hasyim SE memaparkan warga Medan yang berminat diberikan kesempatan untuk mendaftar. Penjaringan ini, juga terbuka bagi para kader PDI Perjuangan."Kami PDI Perjuangan memberikan seluas-luasnya kepada seluruh masyarakat Kota Medan dan luar Kota Medan. Baik kader dan non kader untuk melakukan pendaftaran DPC PDI Perjuangan Kota Medan, terbuka umum," sebut Hasyim didampingi sejumlah pengurus kepada wartawan di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Medan di Jalan Sekip Baru, Medan, Senin (2/9) siang..Hasyim menyebutkan DPC PDI Perjuangan Kota Medan sifatnya hanya melakukan penjaringan untuk menerima pendaftaran bakal calon. Namun, keputusan keseluruhnya ada di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDI Perjuangan di Jakarta.Sedangkan kriteria dan syarat pendaftran untuk Balon Wali Kota Medan dari PDI Perjuangan antara lain harus memiliki pemahaman ideologi, yang sudah jelas ideologi PDI Perjuangan adalah Pancasila.[adx]"Calon-calon ini, setia dengan Pancasila. Calon mendaftarkan berpegang teguh, pancasila itu sebagai landasan kehidupan," tutur Hasyim.Hasyim SE mengatakan pihaknya akan menolak dengan tegas Balon yang terpapar radikalisme dan Balon yang mempunyai rekam jejak tersandung kasus korupsi."Paham-paham radikalisme tidak akan kami terima. Kita perlu seleksi awal dan baru diputuskan DPP PDI Perjuangan. Salah satu track reccrod yang bersih, tidak pernah terjerat kasus korupsi," sebut Hasyim.Ia menjelaskan PDI Perjuangan memperoleh 10 kursi dari 50 kursi di DPRD Medan. Dengan itu, partai banteng moncong putih memiliki 20 persen peroleh suara dari Pemilihan Legislatif (Pileg) Kota Medan 2019, beberapa waktu lalu."Dalam hal ini, PDI Perjuangan tidak menutup diri dan terbuka untuk melakukan koalisi kepada partai mana pun. Selama bisa kerja sama untuk membangun Kota Medan ini menuju kota yang baik," jelas Hasyim.(mtc/fae)