MATATELINGA, Medan : Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi meminta penyelenggara Bazar Buku Terbesar di Dunia Big Bad Wolf digelar 2 kali setahun. Kenapa harus dua kali setahun? Karena dengan bazar buku terbesar ini masyarakat akan datang untuk membeli buku yang harganya diskon sampai 80 persen. Dengan meningkatnya animo masyarakat membeli buku berarti minat baca masyarakat juga akan bertambah."Kita berharap, dengan meningkatnya minat baca masyarakat akan meningkatkan budaya kerjanya juga. Banyak baca buku akan menjadikan seseorang sedikit bicara dan banyak bekerja, bukan malah sebaliknya, banyak bicara sedikit bekerja," kata Edy Rahmayadi pada acara pembukaan Bazar Buku Terbesar di Gedung Andromeda eks Bandara Polonia Medan, Rabu (4/9/2019).[adx]Gubsu sekaligus membuka secara resmi Bazar Buku didampingi Presiden Direktur PT. Jaya Ritel Uli Silalahi, Pemimpin Redaksi Metro TV Don Bosco Selamun, Wakil Walikota Medan Akhyar Nasution, Kadis Pendidikan Provsu Arsyad Lubis, Kadisnaker Kota Medan Hanna Lore Simanjuntak serta undangan lainnya.Dalam sambutannya, Presiden Direktur PT Jaya Ritel Uli Silalahi sebagai penyelenggara Bazar Buku Terbesar di Dunia Big Bad Wolf menyediakan jutaan judul buku dengan diskon 60 persen sampai 80 persen 24 jam non stop dari tanggal 6 September sampai 16 September 2019.Berkat tingginya antusiasme dan permintaan dari masyarakat, Bazar Buku Big Bad Wolf tidak hanya diadakan di Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Medan, melainkan di tujuh kota besar di Inonesia mewakili Pulau Jawa, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.