MATATELINGA, Medan: Aparat kelurahan Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas mengubah kesan kumuh yang selama ini terlihat di tiang-tiang penyangga Fly Over Amplas. Kesan kumuh berupa bekas-bekas poster, stiker dan coretan itu diubah dengan karya seni Mural yang melukiskan tarian selamat datang dari Budaya Melayu. Lurah Timbang Deli, Kecamatan Medan Amplas, James Simanjuntak mengatakan bahwa tujuan Mural tersebut dibuat untuk menarik wisata yang datang ke Kota Medan, terutama fly over tersebut berdiri persis di depan pintu Tol Medan Amplas. [adx]"Ide itu muncul karena kita melihat bahwa fly over Amplas itu merupakan pintu masuk Kota Medan. Makanya kita buat seperti itu agar orang yang masuk ke Kota Medan melihat seni tersebut," katanya, Jumat (6/9).James menuturkan semua karya seni merupakan sumbangsih dari kawan-kawan mulai dari pelukisnya sampai alat-alat yang digunakan untuk membuat Mural tersebut."Ini buah pikiran dari masyarakat dan kawan-kawan sehingga kita melakukan hal ini," tuturnya.James mengungkapkan bahwa untuk Mural tersebut bertemakan etnik yang ada di Kota Medan."Tema atau konsep yang akan dibuat ini, terkait dengan kebudayaan, dan Kebhinekaan, sehingga Kota Medan yang dikenal sebagai kota multi etnis dapat dirasakan semua masyarakat dan menjadi icon kota yang diberi julukan Medan Rumah Kita ini" ungkapnya. [adx]James juga berharap kedepannya, banyak pengusaha dan donatur yang tidak mengikat yang dapat membantu,sehingga seluruh program yang akan dilaksanakan dapat berjalan lancar."Dengan adanya Mural ini, nantinya Kota Medan terlihat rapi dan semua lokasi yang ada di wilayahnya terlihat rapi dan bersih. Dimana, ada 21 tiang fly over yang direncanakan akan di mural dengan thema multi etnis," terang Alumni STPDN angkatan 17 tersebut. (mtc/fae)