Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Wisuda di Kampus USU Diwarnai Keharuan, Ini Sebabnya

Wisuda di Kampus USU Diwarnai Keharuan, Ini Sebabnya

- Sabtu, 07 September 2019 10:38 WIB
Mtc/ist
Universitas Sumatera Utara (USU) mewisuda 2.389 lulusannya di Auditorium USU, Jumat (6/9) sore. Di tengah kebahagiaan para wisudawan tersebut, terselip kesedihan bagi civitas kampus.
MATATELINGA, Medan: Universitas Sumatera Utara (USU) mewisuda 2.389 lulusannya di Auditorium USU, Jumat (6/9) sore. Di tengah kebahagiaan para wisudawan tersebut, terselip kesedihan bagi civitas kampus.

Kesedihan itu lantaran dua mahasiswa yang seharusnya diwisuda pada saat itu yakni, Antoni Marbun (23) dan Bonano Yogi Napitupulu (22) telah dipanggil Tuhan Yang Maha Esa terlebih dahulu.

Kedua mahasiswa Fakultas Kehutanan USU ini meninggal dunia setelah terseret ombak di Objek wisata Pantai Tapak Tuan Tapa, di Desa Hilir, Kecamatan Tapaktuan, Kabupaten Aceh Selatan, Aceh, Jumat (23/8) lalu.

[adx]

Mereka sebelumnya sudah lulus ujian skripsi dan tinggal menunggu wisuda. Karenanya, pihak USU tetap memproses ijazah sarjana Strata 1 keduanya.

Keduanya tetap diwisuda namun dengan cara diwakili pihak keluarga. Mereka menerima piagam kelulusan dari Rektor USU Prof Dr Runtung Sitepu.

"Di tengah kegembiraan dan rasa haru yang hadir pada kesempatan wisuda ini, keluarga besar USU juga baru saja diselimuti oleh rasa duka mendalam atas meninggalnya dua orang mahasiswa Fakultas Kehutanan USU, yakni ananda Antoni Marbun dan Bonano Napitupulu," ungkap Runtung pada saat memberikan pidato wisuda kelulusan Periode IV TA 2018/2019.

[adx]

Dalam kesempatan itu juga Runtung menyampaikan duka cita mendalam kepada orang tua dan keluarga kedua mahasiswa.

"Semoga keduanya mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kesabaran dan kekuatan," ucap Runtung.

Abang kandung Antoni, Leonard Marbun, menyampaikan terima kasih kepada pihak USU. "Terima kasih kepada rektor yang telah memberikan ijazah dan kenangan penghormatan kepada adik saya. Ini menjadi penghargaan terbaik bagi kami," jelas Loenard.

[adx]

Rasa duka juga diungkapkan Eben Napitulu, selaku bibi Bonano Yogi Napitupulu. Dia dan keluarga lain datang untuk menyaksikan langsung dan menerima piagam kelulusan.

Perasaan campur aduk pada wisuda kali ini tak hanya saat penyerahan piagam kelulusan kepada Antoni dan Bonano. Keharuan juga mewarnai penyerahan piagam kelulusan dari Fakultas Pertanian USU kepada Dimita Radika. 

Dimi (sapaan akrabnya) menjadi perhatian wisudawan lainnya. Karena dia hadir menggunakan kursi roda. Bersama ayah dan ibunya.   Meski begitu, Dimi tidak minder. Senyum manis terus terpancar dari dara kelahiran Januari 1997 silam itu. Apalagi saat Rektor USU Runtung Sitepu menemuinya dan menyerahkan ijazah. 

Siapa sangka, Dimitia ternyata punya prestasi mentereng. Namanya tercatat sebagai Dara Utama Kota Medan 2017.  Saat itu, Dimi tampil sangat menawan. Bersama Sang Jaka,  Fachry Arsyam.  Sudah setahun belakangan tumor batang otak mendera tubuhnya. Namun dia tetap semangat untuk sembuh dari penyakit itu. 

Dimi Dimitia berhasil menyelesaikan skripsinya yang mengangkat tentang Efek Pemberian Berbagai Dosis Pupuk Urea dan Jenis Biochar Terhadap Kadar Hara N Pada Tanah Ultisol dan Pertumbuhan Tanaman Jagung (Zea mays L). Dia bersyukur bisa menyelesaikan studi dengan segala keterbatasannya. 

[adx]

"Alhamdulilah saya bisa lulus, bisa menyelesaikan kuliah saya walau dengan kondisi saya yang masih sakit," ujar Dimitia. Yang terus membuatnya semangat adalah motivasi dari orangtua yang tidak hentinya.  Kemudian orang-orang terdekat yang terus memberikannya semangat. 

Hingga saat ini, Alumni SMA Sutomo 1 itu sedang menjalani pengobatan. Dia pun berharap segera pulih dan mengejar cita-citanya.

Rektor USU Runtung Sitepu sangat mengapresiasi semangat dari Dimitia. 

"Kita berharap Dimitia bisa segera sembuh dan bisa kembali mengejar prestasi-prestasinya yang memang dicita-citakannya," ungkap Runtung.  (mtc/fae)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Rektor USU Tinjau Hari Pertama UTBK-SNBT 2026, Pastikan Tak Ada Celah untuk Peserta Curang

Berita Sumut

Massa Laporkan JK ke Polda Sumut Diduga Menista Agama

Berita Sumut

Perluas Sinergi Kampus–Industri, Disnaker Medan Fasilitasi PT Tradepro Latih Mahasiswa FISIP USU

Berita Sumut

Dampak Program Bobby Nasution di Nias Terasa, Layanan Kesehatan di RS Tafaeri Meningkat

Berita Sumut

Keluhan Puluhan Pedagang Lapak di Gusur Pemkot Binjai, Diapresiasi Wakil Ketua DPRD Binjai.

Berita Sumut

Hadiri Wisuda Santri Ponpes Modern Al-Kautsar, Bupati Anton; Lahirnya Generasi Masa Depan Cerdas