MATATELINGA, Medan: Berbagai modus dilakukan para pelaku kejahatan untuk memuluskan aksi jahatnya. Termasuk dilakukan seorang pria yang nekat mencuri sepeda motor dari satu lokasi pernikahan di Medan dengan cara berpura-pura menjadi keluarga pengantin.[adx]Pencurian sepeda motor dengan modus yang tergolong baru itu terjadi acara pestan pernikahan, di Jalan Platina Raya, Gang Tukul, Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sabtu (14/9/2019) lalu.Informasi yang dihimpun, dari salah seorang korban melalui akun media sosial Facebook Larasati Dhiafaqry warga Jalan Bilal, menyebutkan pelaku berpura-pura sebagai keluarga di acara kemalangan atau pesta pernikahan.Pihak keluarga mempelai laki-laki, Sigit Irnanda Putra (23) mengatakan saat itu pelaku beraksi di acara pesta pernikahan Tomy dan Lily di Jalan Platina Raya, Gang Tukul, Lingkungan 20, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, yang merupakan keluarganya.Sigit menuturkan, korban bersama keluarganya datang ke acara pernikahan anak perempuannya Lily, kemudian pelaku yang tidak diketahui namanya datang dari depan dan menyambut pihak keluarga perempuan. [adx]Setelah disalaminya semua, pelaku ngobrol sama ayah pihak keluarga perempuan dan terus sok akrab. Pelaku bilang mau buatkan kopi. Terus dia masuk ke dalam rumah buatkan kopi.Saat pelaku membuatkan kopi di dalam rumah, tidak ada keluarga yang curiga. Karena pelaku mengaku dari pihak keluarga perempuan. Makanya tidak banyak yang kenal dan berpikiran positif thinking. Sebaliknya pas di luar dia mengaku dari pihak laki-laki."Saat buat kopi pelaku sengaja buat kopi encer. Dia bilang encer kali kopinya, bentarlah biar saya belikan kopi sama rokok ke depan dan meminjam sepeda motor korban," kata Sigit via seluler, Senin (16/9/2019).Kecurigaan mulai muncul setelah satu jam sepeda motor yang dipinjam tidak kembali. Keluarga perempuan kemudian bertanya-tanya kepada pihak laki-laki. Mengapa tidak balik Pak De (pelaku) yang pinjam sepeda motor."Lho Pak De mu mana yang berkumis, jenggot dan pakai kacamata," ucap korban Beny."Kami bilang tidak tahu dan tanya sana-sini tidak ada yang kenal," ujar Sigit.[adx]Pelaku pun berhasil membawa 1 unit sepeda motor Honda Vario 125 warna putih dengan nomor polisi BK 4942 RAS milik Beny Aspan (53) warga Pasar Lama, Lingkungan 29, Kecamatan Medan Labuhan. Sedangkan korban alami kerugian Rp.18 juta rupiah. Korban berencana hari ini akan membuat laporan ke Polsek Medan Labuhan.Masih kata Sigit, pelaku ternyata sudah beberapa kali beraksi dan sudah banyak korbannya. Karena dari beberapa sumber yang didapatkan di lini masa Facebook, diketahui pelaku pernah beraksi di Bilal, Marelan, Tanjung Morawa dan Binjai."Modusnya tetap sama. Misalnya ditempat orang meninggal dia berpura-pura bantu masang teratak.Saat sudah lengah dia coba minjam sepeda motor untuk beli pulsa atau kopi. Pelaku selalu menyesuaikan suasana. Kalau untuk orang meninggal dia pakai pakaian Koko dan peci. Kalau orang pesta dia berpakaian rapi," ungkap Sigit.Terpisah, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Ikhwan mengatakan akan segera melakukan antisipasi, agar tidak ada korban dari aksi licik pelaku."Untuk mengantisipasi agar pelaku tidak beraksi lagi, kalau ada kegiatan acara pesta anggota akan ditempatkan untuk monitor dan memantau," beber Ikhwan. (mtc/fae)