Matatelinga - Medan, Rumah seorang dosen Intitut Agama Islam Negeri (IAIN) Sumut, bernama Rusdi Ananda, yang berada di Gang Mulia No 25 Pasar III Krakatau Medan Timur dimasuki oleh kawanan perampok, Selasa (1/4) sekitar pukul 05.30 Wib. Bukan itu saja, korban juga ditikam sebanyak delapan kali oleh pelaku.
Menurut data yang didapat di lokasi, sebelum kejadian korban sempat pergi sholat subuh di masjid. Saat hendak pulang ke rumahnya yang saat itu tidak ada penghuni, korban memergoki ada empat pria tidak dikenal di rumahnya itu.
"Begitu pulang dari mesjid, dia melihat ada empat orang pria masuk rumahnya," kata seorang polisi kepada starberita.com, Selasa (1/4/2014) siang.
Disitulah para pelaku langsung menikami punggung dosen yang mengajar di Fakultas Pendidikan IAIN itu. Bahkan tangan pria yang diperkirakan berumur 40-an itu pun diikat oleh para perampok.
"Karena kepergok ketahuan pelaku langsung menikami korban sebanyak delapan kali, kemudian tangannya diikat," ucapnya lagi.
Dengan leluasa, pelaku mengambili barang-barang milik korban berupa laptop dan handpone. Setelah pelaku kabur, dengan keadaan yang kesakitaan, Rusdi keluar rumah untuk meminta pertolongan kepada tetatangganya.
"Dari laporan masih laptop dan handpone aja yang hilang, belum dicek yang lain," akunya.
Kemudian korban dibawa ke Rumah Sakit Haji lalu dirujuk ke Rumah Sakit Coloumbia. "Saya bawa ke rumah sakit, bapak itu tinggal sendiri, istri dan anaknya di Siantar," kata warga bernama Ati.
(Uut/Mt-01)