MATATELINGA, Tobasa: Sejak diberitakan, alumni SMP negeri Sirait Uruk Porsea kabupaten Toba Samosir Sumatera Utara, semakin banyak memberikan perhatiannya dengan ikut menjadi anggota.[adx]Alumni ini bertujuan mengembangkan potensi anggota dan membantu masyarakat agar memiliki wadah dalam pengembangan ekonomi mikro.Ditemui saat usai rapat pembentukan koperasi pada Sabtu, (21/9/2019) di sekretariat di Desa Patane I Kecamatan Porsea, ketua alumni Maner Hutasoit, mengatakan akan membuat program lain selain program yang sudah ada. Program yang sudah berjalan saat ini diantaranya, bidang expedisi, les privat, air minum isi ulang dan sewa alat pesta. [adx]Laksahui Gurning, terpilih sebagai ketua membidangi Koperasi simpan pinjam. Setiap anggota bisa meminjam secara bergilir dan dengan bunga rendah.Semenjak alumni ini didirikan, mereka sudah memiliki aset 1 Milyar lebih. Dana ini bersumber dari iuran bulanan dan uang pangkal. Setiap anggota diwajibkan membayar uang pangkal dan iuran bulanan. Laksahui Gurning saat memberikan keterangan terhadap awak media mengatakan jika semua anggota bisa meminjam ke koperasi. Koperasi akan membebankan bunga kecil agar anggota bisa terbantu. Alumni yang berada diperantauan turut memberikan suntikan dana untuk dikelola. [adx]Koperasi ini akan dikelola dengan profesional untuk menyakinkan calon anggota dan anggota agar bergabung untuk mengembangkan usahanya. Rencana kedepan, alumni ini akan bekerja sama dengan dinas pariwisata dan BPODT untuk menunjang pariwisata dengan membentuk organisasi peduli wisata. Sadar wisata menjadi garda terdepan untuk menjadi koreksi terhadap pemerintah, jika lembaga ini menemukan kekurangan dalam menunjang kemajuan pariwisata kelas dunia.Diharapkan agar lembaga ini bersinergi dengan anak rantau dan pemerintah terkait pendanaan yang akan menunjang kinerja mereka.