Matatelinga - Medan, Aliansi Oposisi Mahasiswa Tapteng diperkirakan Puluhan orang mendatangi Kejatisu Jalan AH.Nasution Medan, Selasa(01/4/2014) .Dengan membawa poster, mahasiswa mempertanyakan tindak lanjut dugaan penggelapan dana pembangunan Museum Barus Raya Kecamatan Barus Kabupaten Tapteng senilai Rp 1,15 miliar pada tahun 2010, yang dilakukan oleh Wakil Bupati Tapteng, H. SJT.Bayu Sanjaya selaku kordinator aksi dalam orasinya, memintakan pada H. SJT bertanggung jawab dalam korupsi tersebut.Dimana, "Pada tanggal 12 September 2010 lalu, pengurus Yayasan Museum Barus (YMBR) sudah melakukan rapat internal di Hotel Fansyuri Barus dan di situ Wagun tidak datang dan mengirimkan surat yang menyatakan beliau mengakui sudah memakai uang tersebut dan akan menggantinya. Disini sudah jelas adanya penggelapan, namun kenapa tidak ditindak lanjuti kasusnya," kata Bayu dalam orasinya.Tambah Bayu, sangat menyayangkan tidak adanya upaya dari pemerintah khususnya penegak hukum untuk menyidiki kasus tersebut."Ini membuktikan kalau Kejatisu tidak melaksanakan tugasnya dan fungsinya sebagai lembaga Yudikatif di negara ini," jelasnya.Tak lama perwakilan dari Kejatisu pun turun menemui massa dari perwakilan Humas, Novriyanto, yang mengatakan baru saja menerima data awal yang dikirim dari DPRD Tapteng.Dalam aksi massa yang tergabung mahasiswa Tapteng sempat membakar spanduk yang bergambarkan foto wakil Bupati Tapteng, H. SJT dan nyaris merusak pagar Kejatisu karena merasa tak puas dengan jawaban dari perwakilan Kejatisu.kemudian massa membuabrakan diri dengan damai,pengawalan ketat pihak kepolisian Polsek deli Tua. (Eko/Mt-01)