MATATELINGA, Asahan: Ironis keberadaan RSUD HAMS Kisaran yang konon sudah mendapatkan predikat terakreditasi tingkat perdana serta memiliki banyak tenaga medis yang mumpuni serta peralatan medis cukup memadai, ternyata memiliki kamar mayat yang jorok. Bahkan instalasi pendingin di ruang kamar mayat tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
[adx]
Informasi yang dapat dihimpun matatelinga.com di RSUD HAMS Kisaran, instalasi pendingin kamar mayat RSUD HAMS Kisaran sudah tidak berfungsi selama satu tahun yang lalu, selain tidak berfungsinya instalasi pendingin juga keberadaan kamar mayat tersebut jorok dan terkesan seram."Instalasi pendingin yang berada di ruang kamar mayat sudah tidak lagi berfungsi dan tidak berfungsinya pendingin tersebut sudah lebih dari setahun yang lalu,"ujar Lubis (45) warga Kisaran yang juga merupakan pegawai di RSUD.HAMS Kisaran kepada matatelinga.com, Senin (30/9/2019).
[adx]
Lubis juga mengatakan selama ini bila ada mayat yang harus disimpan dalam kotak jenasah yang ada di kamar mayat tersebut tidak boleh lebih dari dua hari. Bila lebih dari dua hari dikawatirkan akan terjadi pembusukan. "Tentunya akan mengeluarkan aroma yang tidak sedap di sekitar pemukiman kampung yang berada di balik dinding RSUD HAMS Kisaran ini,"bebernya."Selain tidak berfungsinya freezer alat pendingin penyimpanan jenasah tersebut, juga kamar mayat milik RSUD HAMS Kisaran ini sangat jorok dan tidak steril, ungkapnya lagi.
[adx]
Sementara direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Hari Sapna ketika hendak dikonfirmasi terkait keberadaan kamar mayat yang amburadul serta jorok melalui selularnya juga tidak mendapat jawaban. Demikian juga terhadap Hanafi seorang staf RSUD HAMS Kisaran yang diserahi tanggung jawab kamar mayat tersebut juga enggan menjawab selularnya.(mtc/ ben)