Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Jumlah KPM Meningkat, Penyaluran BPNT Naik 6,25 Kali

Jumlah KPM Meningkat, Penyaluran BPNT Naik 6,25 Kali

- Rabu, 02 Oktober 2019 16:33 WIB
mtc/net
MATATELINGA, Medan : Hingga Juli 2019, pemerintah sudah menyalurkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sebanyak Rp 304,87 miliar kepada rata-rata 395 ribu Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Wilayah Sumatera Utara Wiwiek Sisto Widayat mengungkapkan jumlah ini meningkat hingga 6,25 kali secara yoy dibandingkan periode sama tahun lalu karena jumlah KPM juga meningkat dari 51 ribu KPM pada periode sebelumnya. 

"Sedangkan Program Keluarga Harapan (PKH) yang tersalurkan sebanyak Rp1,46 triliun kepada 429 ribu KPM, meningkat 1,2 kali selama tahun 2019 dari Januari sampai Juli 2019 (ytd) karena skema baru Kemensos," ucapnya didampingi Deputi Direktur Pengembangan Ekonomi dan UMKM Demina Sitepu, Rabu (2/10/2019).

   

Selain itu, sambung Wiwiek, masyarakat yang menggunakan Alat Pembayaran Menggunakan Kartu (APMK) mengalami peningkatan terlihat dari jumlah kartu ATM/Debet (ATM/D) pada Juli 2019 sebanyak 7,14 juta kartu, meningkat 0,8 persen (mtm) dari Juni 2019 sebanyak 7,09 juta kartu. Dari sisi transaksi ATM/D, pada bulan Juli meningkat 7,5 persen secara ktm dari Rp17,7 triliun pada Juni 2019 menjadi Rp19,1 triliun pada Juli 2019 dengan share 70 persen transaksi belanja, naik 9 persen dibandingkan bulan sebelumnya. "Adapun outstanding kartu kredit turun 2 persen dibandingkan bulan sebelumnya," ungkap Wiwiek.

Perkembangan sistem pembayaran dan pengelolaan uang rupiah, Wiwiek menyebut dari sisi pembayaran non tunai nominal transaksi Real Time Gross Settlement (RTGS) pada Agustus 2019 cenderung turun dibanding bulan sebelumnya dengan volume stabil. Penurunan nominal transaksi sebesar Rp2,5 triliun atau turun 3,2 persen secara mtm. Adapun transaksi selama tahun 2019 meningkat 123,67 persen dibanding tahun sebelumnya (ytd-Agustus).

Sementara, nominal transaksi melalui Sistem Kliring Nasional BI (SKN BI) hingga Agustus 2019 (ytd-Agustus 2019) cenderung menurun sebesar 9,7 persen secara yoy yang disebabkan peralihan preferensi transaksi dari cek/BG (bilyet giro) ke transaksi melalui mobile banking atau fintech. "Diharapkan dengan adanya kebijakan baru SKN BI dapat mendorong  transaksi kredit di SKN BI," tandasnya. (mtc/amel)

Editor
:

Tag:

Berita Terkait